SEMARANG | Kabarjateng.id – Kepedulian terhadap sesama menjadi salah satu semangat yang diusung Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang dalam peringatan Dies Natalis ke-26.
Melalui kegiatan Khotmil Qur’an dan santunan anak yatim di Masjid Nurul Ulum Unwahas, Rabu (8/7/2026), sebanyak 50 anak menerima bantuan dari keluarga besar kampus.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis bertema “Transformasi 26 Tahun: IDEA untuk Unwahas Mendunia”.
Tema ini mengusung empat pilar pengembangan kampus, yakni internasionalisasi, digitalisasi, entrepreneurship dan leadership, serta penguatan nilai-nilai Aswaja sebagai identitas Unwahas.
Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor Unwahas Prof. Dr. Ir. Helmy Purwanto, S.T., M.T., IPM., Ketua Yayasan Wahid Hasyim Semarang Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., Ketua PIMAJT Dr. Nur Kusuma Dewi, M.Si., beserta jajaran pimpinan universitas dan sivitas akademika.
Rektor Unwahas Prof. Helmy Purwanto mengatakan, kegiatan santunan menjadi wujud nyata komitmen kampus dalam membangun karakter sivitas akademika yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan nilai kepedulian dan semangat berbagi. Kampus harus mampu melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, serta memiliki kepedulian untuk memberikan manfaat bagi sesama,” ujarnya.
Ia menambahkan, transformasi yang tengah dilakukan Unwahas tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga memperkuat karakter, nilai kemanusiaan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Ketua Yayasan Wahid Hasyim Semarang Prof. Dr. KH. Noor Achmad memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, kepedulian sosial merupakan bagian penting dari proses pendidikan dalam membentuk lulusan yang berintegritas dan berakhlak mulia.
Sementara itu, Ketua PIMAJT Dr. Nur Kusuma Dewi berharap santunan yang diberikan dapat membawa manfaat sekaligus menjadi penyemangat bagi anak-anak yatim untuk terus belajar, beribadah, dan mengejar cita-cita.
Rangkaian acara diawali dengan Khotmil Qur’an, dilanjutkan doa bersama, sambutan para pimpinan, serta penyerahan santunan kepada 50 anak yatim.
Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai kegiatan yang menjadi salah satu agenda sosial dalam peringatan Dies Natalis ke-26 Unwahas.
Melalui kegiatan ini, Unwahas menegaskan bahwa transformasi kampus tidak hanya diwujudkan melalui pengembangan akademik dan inovasi, tetapi juga lewat aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial. (liem)






