Menu

Mode Gelap
 

Kabar Jepara

Oknum Modin di Nalumsari Jepara Diamankan Polisi Setelah Digerebek Warga

badge-check


					Oknum Modin di Nalumsari Jepara Diamankan Polisi Setelah Digerebek Warga Perbesar

JEPARA | Kabarjateng.id – Dugaan pelanggaran norma yang melibatkan seorang perangkat desa menghebohkan warga Desa Tunggul Pandeyan, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara.

Seorang pria berinisial AR (36) yang diketahui menjabat sebagai modin diamankan aparat kepolisian setelah dipergoki warga berada di rumah seorang perempuan muda pada Minggu (31/5/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut bermula ketika sejumlah warga melihat AR memasuki rumah perempuan berinisial AYA (21) sekitar pukul 00.30 WIB.

Kehadiran AR pada waktu larut malam itu memunculkan kecurigaan warga yang kemudian melakukan pengawasan di sekitar lokasi.

Setelah beberapa jam berada di dalam rumah, AR terlihat keluar sekitar pukul 04.00 WIB.

Warga yang sejak awal memantau gerak-geriknya langsung menghentikan dan mengamankan pria tersebut untuk dimintai penjelasan.

Ketegangan sempat terjadi karena banyak warga yang merasa kecewa dan marah atas dugaan perbuatan yang dilakukan AR.

Situasi yang semakin memanas membuat aparat Polsek Nalumsari segera turun ke lokasi guna mencegah terjadinya tindakan anarkis.

Demi menjaga keamanan, AR dibawa ke rumah Ketua RT setempat sebelum selanjutnya diamankan ke Mapolsek Nalumsari.

Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari kemungkinan terjadinya amuk massa.

Kapolsek Nalumsari AKP Yoga membenarkan adanya kejadian tersebut.

Menurutnya, polisi hanya melakukan tindakan pengamanan terhadap yang bersangkutan, sedangkan penanganan perkara selanjutnya diserahkan kepada Unit PPA Satreskrim Polres Jepara.

“Kami mengamankan yang bersangkutan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Penanganan lebih lanjut dilakukan oleh Unit PPA Polres Jepara,” katanya.

Dari informasi yang beredar, AR diketahui telah berkeluarga, sedangkan perempuan yang berada di rumah tersebut masih berstatus belum menikah.

Fakta tersebut memicu reaksi keras dari masyarakat yang menilai seorang perangkat desa seharusnya mampu menjaga perilaku dan menjadi contoh bagi lingkungan sekitar.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan aparat kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Warga berharap proses yang berjalan dapat memberikan kejelasan sekaligus menjaga kondusivitas di tengah masyarakat. (Aries P)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Kapolda Jateng Cup E-Sport 2026 Jadi Wadah Generasi Muda Kembangkan Prestasi di Era Digital

13 Juni 2026 - 11:29 WIB

Polres Kudus Fasilitasi Nobar Piala Dunia 2026, Warga Nikmati Pertandingan Gratis Bersama Polisi

13 Juni 2026 - 11:21 WIB

SPPG Diminta Serap Hasil Peternak Lokal, Pemprov Jateng Perkuat Rantai Pasok MBG

13 Juni 2026 - 06:54 WIB

Satresnarkoba Polres Jepara Bongkar Dugaan Peredaran Sabu di Keling, Dua Pria Diamankan

12 Juni 2026 - 17:44 WIB

Belasan Hari Buron, Pelaku Pembakaran Dua Rumah di Karangawen Demak Akhirnya Dibekuk Polisi

12 Juni 2026 - 16:15 WIB

Gandeng KPK, Pemprov Jateng Perkuat Pengawasan dan Tata Kelola Pertambangan

12 Juni 2026 - 15:24 WIB

Trending di KABAR JATENG