Menu

Mode Gelap
 

Kabar Batang · 18 Mei 2026 20:06 WIB

Danrem 071/Wijayakusuma Tinjau Pembangunan Yonif TP di Batang, Siapkan Penguatan Ketahanan Pangan


					Danrem 071/Wijayakusuma Tinjau Pembangunan Yonif TP di Batang, Siapkan Penguatan Ketahanan Pangan Perbesar

BATANG, Kabarjateng.id – Komandan Korem 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Lukman Hakim, meninjau langsung lokasi pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Desa Sigayam, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Senin (18/5/2026).

Kunjungan tersebut bertujuan memastikan kesiapan lahan sekaligus memantau proses awal pembangunan satuan baru yang akan berperan dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Kolonel Inf Lukman Hakim menjelaskan, pembangunan Yonif TP di Kabupaten Batang kini memasuki tahap awal.

Saat ini, tim memulai proses pembukaan lahan serta penataan kawasan sebagai langkah awal pembangunan markas batalyon.

“Pembangunan di Batang sudah mulai berjalan. Tahap awal saat ini berupa pembukaan lahan dan persiapan lainnya,” ujarnya.

Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

Ia menegaskan, pembentukan batalyon tersebut menjadi bagian dari kontribusi TNI dalam mendukung program prioritas Presiden Republik Indonesia, khususnya pada sektor ketahanan pangan nasional.

Kehadiran Yonif TP tidak hanya memperkuat pertahanan wilayah, tetapi juga mendorong pembangunan daerah.

Menurut Lukman, satuan baru ini nantinya memiliki peran penting dalam pengembangan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

Para prajurit TNI yang bertugas akan menjadi ujung tombak dalam menjaga produktivitas pangan di wilayah binaan mereka.

“Prajurit TNI akan menjadi motor penggerak dalam menjaga ketahanan pangan dan membantu masyarakat meningkatkan hasil produksi,” katanya.

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Untuk mendukung tujuan tersebut, Yonif TP akan memiliki sejumlah kompi khusus yang fokus pada pengelolaan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

Kehadirannya mendorong masyarakat agar lebih produktif sekaligus meningkatkan perekonomian desa.

Selain berdampak pada ketahanan pangan, pembangunan batalyon ini juga membuka peluang usaha baru bagi warga sekitar.

Berbagai sektor seperti jasa laundry, warung makan, toko kebutuhan pokok, hingga pelaku UMKM diperkirakan ikut berkembang seiring hadirnya aktivitas satuan baru tersebut.

“Kehadiran batalyon baru tentu akan membawa dampak ekonomi yang positif. Banyak peluang usaha baru yang bisa tumbuh dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutupnya. (liem)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Kurang dari Sehari, Polres Klaten Ringkus Pelaku Kekerasan Seksual Anak Kandung

19 Mei 2026 - 11:32 WIB

Hewan Kurban di Jawa Tengah Berlimpah, Pemprov Perketat Pengawasan Ternak

19 Mei 2026 - 09:45 WIB

Sedimentasi Waduk Mrica Capai 93 Persen, Gubernur Ahmad Luthfi Siapkan Langkah ke Pusat

19 Mei 2026 - 09:07 WIB

Keluhan Warga Berujung Penutupan Arena Judi Sabung Ayam di Karangsono Mranggen 

18 Mei 2026 - 23:33 WIB

Wali Kota Agustina Lantik Handi Priyanto sebagai Sekda Kota Semarang

18 Mei 2026 - 20:44 WIB

Dugaan Penyelewengan Dana PKH di Bandungan Jadi Sorotan, Polisi Dalami Laporan Warga

18 Mei 2026 - 18:47 WIB

Trending di KABAR JATENG