Menu

Mode Gelap
 

Kabar Magelang · 19 Apr 2026 15:41 WIB

Menhan Soroti Pentingnya Konstitusi, Yonif Teritorial Dorong Stabilitas dan Pembangunan Daerah


					Menhan Soroti Pentingnya Konstitusi, Yonif Teritorial Dorong Stabilitas dan Pembangunan Daerah Perbesar

MAGELANG, Kabarjateng.id — Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, memberikan arahan kepada para Ketua DPRD se-Indonesia dalam kegiatan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) di Magelang, Sabtu (18/4).

Ia menegaskan bahwa setiap pimpinan daerah harus memahami konstitusi sebagai landasan utama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sjafrie menilai, pemahaman konstitusi tidak boleh sebatas formalitas, tetapi harus menjadi pedoman dalam setiap pengambilan kebijakan di daerah.

Konsep Pertahanan Libatkan Seluruh Elemen Bangsa

Sjafrie menjelaskan bahwa sistem pertahanan nasional tidak hanya mengandalkan kekuatan militer.

Pemerintah mengedepankan konsep Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) yang bersifat defensif aktif.

Konsep ini menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam menjaga kedaulatan negara.

Ia menekankan bahwa seluruh elemen bangsa harus berperan aktif dalam menjaga keutuhan NKRI.

“Pertahanan negara harus berlandaskan konstitusi dan melibatkan seluruh komponen bangsa. Ini bukan semata urusan militer, tetapi juga kesadaran bersama,” tegas Sjafrie.

Yonif Teritorial Perkuat Daerah

Kementerian Pertahanan terus mendorong pembentukan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di setiap kabupaten dan kota.

Program ini bertujuan memperkuat pertahanan sekaligus mendorong stabilitas keamanan dan percepatan pembangunan daerah.

Sjafrie menyebut, Yonif TP hadir sebagai satuan teritorial yang mampu menyesuaikan kebutuhan wilayah.

Satuan ini berperan dalam penanganan bencana, pengamanan wilayah, hingga pemberdayaan masyarakat.

Dampak Nyata di Masyarakat

Sejumlah daerah sudah merasakan manfaat kehadiran Yonif TP.

Data di lapangan menunjukkan penurunan angka kriminalitas dan peningkatan kebersamaan sosial.

Kondisi ini membuktikan bahwa sektor pertahanan tidak hanya berkaitan dengan keamanan, tetapi juga mendukung ketertiban umum dan kesejahteraan masyarakat.

Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

Melalui kegiatan KPPD, pemerintah mendorong sinergi yang kuat antara pusat dan daerah.

Para pimpinan legislatif daerah diharapkan memahami dan menjalankan kebijakan strategis di bidang pertahanan dan keamanan secara selaras.

Sjafrie menegaskan bahwa keselarasan kebijakan dari pusat hingga daerah menjadi kunci dalam menjaga stabilitas nasional dan keutuhan bangsa secara menyeluruh. (can)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Pangdam IV/Diponegoro Hadiri Penutupan KPPD 2026, Perkuat Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah

19 April 2026 - 20:32 WIB

Duka di Sragen dan Brebes, Pemprov Jateng Bergerak Cepat Dampingi Korban Perundungan Pelajar

19 April 2026 - 20:07 WIB

Polda Jateng Bongkar Jaringan Sabu di Karanganyar–Solo, Dua Pelaku Ditangkap

19 April 2026 - 19:30 WIB

Zaenal Petir Raih Penghargaan IKADIN Semarang, Konsisten Bela Rakyat Kecil Tanpa Bayaran

19 April 2026 - 19:16 WIB

Judi Sabung Ayam Bebas Beroperasi di Sukorejo Kendal, APH Diminta Turun Tangan 

19 April 2026 - 19:02 WIB

Mitos Bulan Apit Ditepis, Warga Margadana Gelar Walimatul Khitan

19 April 2026 - 17:58 WIB

Trending di Daerah