MAGELANG, Kabarjateng.id — Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, memberikan arahan kepada para Ketua DPRD se-Indonesia dalam kegiatan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) di Magelang, Sabtu (18/4).
Ia menegaskan bahwa setiap pimpinan daerah harus memahami konstitusi sebagai landasan utama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Sjafrie menilai, pemahaman konstitusi tidak boleh sebatas formalitas, tetapi harus menjadi pedoman dalam setiap pengambilan kebijakan di daerah.
Konsep Pertahanan Libatkan Seluruh Elemen Bangsa
Sjafrie menjelaskan bahwa sistem pertahanan nasional tidak hanya mengandalkan kekuatan militer.
Pemerintah mengedepankan konsep Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) yang bersifat defensif aktif.
Konsep ini menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam menjaga kedaulatan negara.
Ia menekankan bahwa seluruh elemen bangsa harus berperan aktif dalam menjaga keutuhan NKRI.
“Pertahanan negara harus berlandaskan konstitusi dan melibatkan seluruh komponen bangsa. Ini bukan semata urusan militer, tetapi juga kesadaran bersama,” tegas Sjafrie.
Yonif Teritorial Perkuat Daerah
Kementerian Pertahanan terus mendorong pembentukan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di setiap kabupaten dan kota.
Program ini bertujuan memperkuat pertahanan sekaligus mendorong stabilitas keamanan dan percepatan pembangunan daerah.
Sjafrie menyebut, Yonif TP hadir sebagai satuan teritorial yang mampu menyesuaikan kebutuhan wilayah.
Satuan ini berperan dalam penanganan bencana, pengamanan wilayah, hingga pemberdayaan masyarakat.
Dampak Nyata di Masyarakat
Sejumlah daerah sudah merasakan manfaat kehadiran Yonif TP.
Data di lapangan menunjukkan penurunan angka kriminalitas dan peningkatan kebersamaan sosial.
Kondisi ini membuktikan bahwa sektor pertahanan tidak hanya berkaitan dengan keamanan, tetapi juga mendukung ketertiban umum dan kesejahteraan masyarakat.
Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah
Melalui kegiatan KPPD, pemerintah mendorong sinergi yang kuat antara pusat dan daerah.
Para pimpinan legislatif daerah diharapkan memahami dan menjalankan kebijakan strategis di bidang pertahanan dan keamanan secara selaras.
Sjafrie menegaskan bahwa keselarasan kebijakan dari pusat hingga daerah menjadi kunci dalam menjaga stabilitas nasional dan keutuhan bangsa secara menyeluruh. (can)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.