Wapres Gibran Serap Aspirasi Nelayan hingga Penghayat Kepercayaan di Cilacap

Selasa, 27 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CILACAP | Kabarjateng.id – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah Sumarno menyerap berbagai aspirasi masyarakat saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Cilacap, Senin (26/10/2026).

Sejumlah persoalan yang mengemuka meliputi kebutuhan BBM nelayan, pendangkalan jalur pelayaran, pengembangan energi hijau, hingga persoalan tanah yayasan milik kelompok penghayat kepercayaan.

Dalam kunjungan tersebut, Gibran dan rombongan mengawali agenda dengan berdialog bersama nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tegalkatilayu.

Pertemuan itu menjadi ruang bagi nelayan untuk menyampaikan kendala yang selama ini memengaruhi aktivitas mereka.

Beberapa persoalan yang disampaikan di antaranya pendangkalan jalur pelayaran, ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), serta distribusi dan kuota BBM untuk kapal nelayan yang beroperasi di wilayah Cilacap.

Sumarno, yang hadir mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin, mengatakan Wapres memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai keluhan dan kebutuhan mereka.

Baca Juga  Api Gunung Sumbing Padam, Ahmad Luthfi Apresiasi Perjuangan Warga dan Petugas

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah meningkatnya kebutuhan BBM akibat banyaknya kapal dari luar daerah yang beroperasi di perairan Cilacap.

Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian agar kebutuhan nelayan setempat tetap terpenuhi.

Selain masalah BBM, pendangkalan jalur pelayaran juga dikeluhkan karena berpotensi menghambat aktivitas kapal.

Penanganan melalui pengerukan diusulkan dengan melibatkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sesuai kewenangannya.

Setelah berdialog dengan nelayan, rombongan Wapres melanjutkan kunjungan ke Kilang Pertamina Cilacap untuk melihat pengembangan sustainable aviation fuel (SAF), yaitu bahan bakar penerbangan berkelanjutan yang salah satu bahan bakunya dapat berasal dari minyak jelantah.

Sumarno menilai pengembangan bahan bakar tersebut membuka peluang bagi masyarakat untuk berkontribusi dalam mendukung transisi energi sekaligus meningkatkan pemanfaatan limbah rumah tangga.

Baca Juga  Wagub Taj Yasin Takziah ke Rumah Syabilla, Evaluasi Keselamatan Atlet Porprov Jateng Diperketat

“Ini potensi yang luar biasa. Pemprov Jawa Tengah sebelumnya juga sudah mengumpulkan minyak jelantah dari teman-teman ASN. Namun, pengumpulan ini harus lebih masif lagi karena lokasi produksinya ada di Cilacap,” ujarnya.

Menurut dia, pemerintah provinsi akan mendorong keterlibatan pemerintah kabupaten dan kota untuk memperluas pengumpulan minyak jelantah.

Upaya tersebut diharapkan dapat menjangkau masyarakat hingga tingkat desa, termasuk melalui kelompok masyarakat dan pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK).

“Ini menjadi potensi bagi masyarakat Jawa Tengah. Kita bicara masalah energi hijau dan kemandirian energi,” tambahnya.

Agenda kunjungan kemudian berlanjut ke Desa Tritih Lor, Kecamatan Jeruklegi, untuk berdialog dengan masyarakat penghayat kepercayaan.

Dalam pertemuan tersebut, warga turut menyampaikan persoalan yang membutuhkan perhatian pemerintah, salah satunya terkait tanah yayasan.

Sumarno mengatakan, aspirasi tersebut telah dicatat dan akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Kabupaten Cilacap.

Pemprov Jawa Tengah juga membuka peluang untuk membantu penyelesaian apabila diperlukan sesuai kewenangannya.

Baca Juga  Investasi Jateng Capai Rp72,54 Triliun, Buka 340 Ribu Lapangan Kerja

“Tadi sudah saya sampaikan kepada Bu Bupati, mungkin bisa ditindaklanjuti dulu di kabupaten. Kalau memang diperlukan, kami dari Pemprov Jawa Tengah akan membantu,” jelasnya.

Ia menegaskan, pemerintah provinsi berkomitmen menindaklanjuti aspirasi masyarakat melalui koordinasi lintas pemerintahan.

Persoalan yang menjadi kewenangan provinsi akan ditangani sesuai tugasnya, sedangkan masalah yang berada di luar kewenangan tersebut akan dikoordinasikan dengan instansi terkait.

Sumarno menambahkan, kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten menjadi kunci agar aspirasi masyarakat tidak berhenti pada tahap penyampaian, tetapi dapat ditindaklanjuti secara konkret.

“Intinya Mas Wapres menyampaikan bahwa kita harus banyak berkolaborasi. Kalau itu menjadi kewenangan Pemprov, kita juga akan bergerak. Kalau bukan kewenangan kita, tentu saja kita membantu koordinasi, mendorong, dan mendukung agar itu bisa terealisasi,” pungkasnya. (ajp)

Berita Terkait

Bupati Semarang Tegaskan Keberpihakan kepada Warga di Tengah Penolakan Eksplorasi Geotermal
Tujuh Tahun Terbaring Koma, AKBP (Anumerta) Aditia Mulya Ramdhani Dimakamkan di Klaten
Polres Demak Tes Urine 65 Orang di Empat Tempat Hiburan Malam, Ini Hasilnya
Wagub Taj Yasin Takziah ke Rumah Syabilla, Evaluasi Keselamatan Atlet Porprov Jateng Diperketat
Dishub Kota Semarang Luncurkan SMART, Pemantauan Penerangan Jalan Kini Terintegrasi
Kasdam IV/Diponegoro Ikuti Evaluasi Penataan Organisasi Satuan TNI AD 2026
Bakti TNI AD di Kebumen, Jalan Rabat Beton 700 Meter Capai Progres 70 Persen
Kapolres Semarang Sambangi SDN Susukan 01, Berikan Edukasi Siswa Tertib Berlalulintas Sejak Dini 

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:09 WIB

Bupati Semarang Tegaskan Keberpihakan kepada Warga di Tengah Penolakan Eksplorasi Geotermal

Selasa, 27 Oktober 2026 - 02:52 WIB

Tujuh Tahun Terbaring Koma, AKBP (Anumerta) Aditia Mulya Ramdhani Dimakamkan di Klaten

Selasa, 27 Oktober 2026 - 02:10 WIB

Polres Demak Tes Urine 65 Orang di Empat Tempat Hiburan Malam, Ini Hasilnya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 01:06 WIB

Wapres Gibran Serap Aspirasi Nelayan hingga Penghayat Kepercayaan di Cilacap

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Dishub Kota Semarang Luncurkan SMART, Pemantauan Penerangan Jalan Kini Terintegrasi

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Kasdam IV/Diponegoro Ikuti Evaluasi Penataan Organisasi Satuan TNI AD 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Bakti TNI AD di Kebumen, Jalan Rabat Beton 700 Meter Capai Progres 70 Persen

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Kapolres Semarang Sambangi SDN Susukan 01, Berikan Edukasi Siswa Tertib Berlalulintas Sejak Dini 

Berita Terbaru