SEMARANG, Kabarjateng.id – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap berbagai inovasi pelayanan yang dikembangkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Menurutnya, Jawa Tengah berhasil menghadirkan terobosan yang menyentuh banyak sektor, mulai dari pelayanan publik, penguatan UMKM, hingga peningkatan kualitas pendidikan.
Pernyataan tersebut ia sampaikan usai melakukan audiensi dengan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maemoen, pada Rabu, 19 November 2025, di ruang kerja Gubernur Jateng Ahmad Luthfi.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda kerja Sherly sebagai Duta Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di sejumlah wilayah Jawa Tengah.
Sherly menjelaskan bahwa selama kunjungannya, ia mendatangi beberapa sekolah, termasuk SMK Negeri 7 Semarang yang dikenal sebagai salah satu sekolah kejuruan terbaik nasional.
Setelah itu, ia melanjutkan kunjungan ke Kantor Gubernur Jawa Tengah untuk melihat bagaimana provinsi ini mengelola layanan masyarakat secara menyeluruh.
Saat berada di ruang kerja Gubernur Ahmad Luthfi, Sherly menyaksikan langsung berbagai inovasi teknologi layanan publik, termasuk aplikasi pengaduan masyarakat serta platform Jateng Ngopeni Nglakoni (JNN).
Ia pun menanyakan langsung kepada Wagub mengenai filosofi dari konsep “Ngopeni Nglakoni,” yang berarti memelihara dan menjalankan suatu amanah pelayanan.
Dalam kesempatan tersebut, Sherly menggali lebih jauh mengenai sistem pengelolaan aduan, mekanisme tindak lanjut, dan bagaimana pemerintah daerah memastikan setiap laporan masyarakat mendapatkan penyelesaian secara cepat dan tepat.
Selain membahas layanan publik, pertemuan tersebut juga menyinggung kerja sama perdagangan antara Jawa Tengah dan Maluku Utara.
Menurut Sherly, pembahasan serupa sebenarnya sudah pernah dilakukan pada awal masa kepemimpinannya bersama Gubernur Ahmad Luthfi.
“Pada pertemuan di Kepulauan Riau beberapa waktu lalu, kami sudah mulai mendiskusikan potensi kerja sama kedua provinsi. Hari ini kami melanjutkan pembahasan tersebut,” ungkapnya.
Salah satu peluang kerja sama yang kembali ia soroti adalah pengembangan produksi gula semut.
Sherly menyebut bahwa Maluku Utara memiliki potensi kelapa yang sangat besar, sehingga kolaborasi dengan Jawa Tengah dapat membuka peluang peningkatan kualitas produk sekaligus memperkuat jaringan pemasaran.
Dalam audiensi tersebut, Wagub Taj Yasin didampingi oleh jajaran dari Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah. (di)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.