WONOSOBO, Kabarjateng.id — Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Raya Kertek–Parakan, Kabupaten Wonosobo, Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.
Insiden ini melibatkan lima kendaraan dan menyebabkan dua orang meninggal dunia serta tiga lainnya mengalami luka-luka.
Kronologi Kejadian
Kecelakaan bermula saat sebuah truk dump Hino bernomor polisi B-9587-XX yang mengangkut kayu sengon melaju dari arah Parakan.
Saat melintas di wilayah Kali Kuto, Candimulyo, Kertek, sopir kehilangan kendali hingga truk oleng dan melebar ke jalur berlawanan.
Dalam kondisi tersebut, truk langsung menabrak empat kendaraan dari arah berlawanan, yakni truk dump Canter AA-8218-OF, truk bak kayu Canter Z-8317-YD, mobil APV pick up G-1762-YD, serta sepeda motor Yamaha Vega AA-5206-BP.
Korban dan Dampak
Benturan keras membuat sejumlah pengemudi truk mengalami luka.
Pengendara sepeda motor terpental lalu tertindih kendaraan, sementara sopir truk bak kayu terjepit badan kendaraan sehingga tim harus melakukan evakuasi khusus.
Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kecelakaan pada pagi hari dan langsung mengirim personel dari Pos SAR Wonosobo untuk melakukan evakuasi.
“Kami menerima laporan adanya kecelakaan dengan korban terjepit, sehingga kami segera menerjunkan satu tim untuk melakukan penanganan,” ujar Budiono.
Proses Evakuasi
Tim SAR gabungan bergerak cepat mengevakuasi korban menggunakan peralatan ekstrikasi dengan cara memotong bagian bodi truk untuk mengeluarkan korban yang terjepit.
Korban bernama Dudung (40), warga Legokjawa, Cimerak, Pangandaran.
Namun, setelah tim mengevakuasi, korban meninggal dunia di lokasi akibat luka parah.
Selain itu, pengendara sepeda motor Yamaha Vega bernama Santoso, warga Kertek, juga meninggal dunia di tempat kejadian.
Korban Luka Dirawat
Tiga korban luka yakni Musaji (warga Bumireso, Wonosobo), Suparno (warga Cakung Barat, Jakarta Timur), dan Imama Duwi (warga Mulyosari, Kertek) menjalani perawatan medis di RS PKU Muhammadiyah Wonosobo.
Budiono menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim SAR gabungan yang terlibat dalam proses evakuasi sehingga seluruh korban dapat segera tertangani.
“Seluruh korban sudah kami evakuasi dan kami bawa ke RS PKU Muhammadiyah Wonosobo. Terima kasih atas kerja sama semua pihak dalam penanganan kejadian ini,” pungkasnya. (ajp)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.