TEGAL, Kabarjateng.id – Pemilihan Ketua Rukun Warga (RW) di Kelurahan Margadana, Kota Tegal telah berjalan. Meskipun setingkat Pilkawe (Pemilihan Ketua RW) namun layaknya pemilihan umum legislatif maupun pemilihan presiden. Bahkan, masyarakat menyatakan siap menagih janji apabila ketua RW terpilih tidak menjalankan dengan amanah.
Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai pemilihan ketua RW di Kelurahan Margadana, meskipun satu calon dari RW 09 mengundurkan diri, Senin malam (24/11/2025) bertempat di Rumah pribadi Keluarga Muhrodi, panitia pemilihan ketua RW Kelurahan Margadana tetap menggelar kegiatan pemilihan untuk wilayah RW 09.
Pemilihan RW 09 tersebut adalah pemilihan yang terahir dari seluruh wilayah yang sudah dilaksanakan.
Muhrodi bin Suratmo masih tetap dipercaya untuk menahkodai wilayah RW 09, secara aklamasi.
Diceritakan Muhrodi, ketua RW 09 terpilih, dalam wawancara khusus kepada awak media menjelaskan, bahwa Jam 17.00 Wib, Ia kedatangan salah satu calon RW 09 (Red. Cahyono).
Cahyono mengatakan jika dirinya nanti tidak akan hadir di acara pemilihan, dikarenakan sudah menyatakan mundur dari calon ketua RW 09.
Menurutnya, nanti juga Ia akan membuat pesan tertulis lewat pesan WhatsApp, dan memohon kepada Muhrodi untuk menunjukan kepada panitia sebagai bukti dirinya mengundurkan diri dari pencalonan RW 09.
Muhrodi, Ketua RW terpilih, juga menyampaikan rasa terima kasih kepada warga atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
Ia berkomitmen untuk meningkatkan kebersamaan melalui kegiatan sosial dan gotong royong. Selain itu, Muhrodi berencana memperkuat sistem keamanan lingkungan, mengaktifkan balai warga.
“Saya juga ingin memperkenalkan kesenian angklung kepada anak-anak dan remaja di wilayah RW 09, dan membangun Infrastruktur seperti saluran dan pavingisasi. Tentunya semua ini membutuhkan kekompakan warga agar dapat terealisasi,” ujar Muhrodi dalam sambutannya.
Sementara itu, menanggapi pengunduran salah satu calon, Ustadz Tholib alias Usthol selaku panitia mengatakan itu sah – sah saja hak mereka, hanya saja yang perlu diperhatikan memohon kepada yang bersangkutan agar membikin pernyataan pengunduran diri secara tertulis.
“Itu sebagai berkas lampiran kami selaku panitia,” ujar Usthol
Ketua Panitia Pemilihan Ketua RW Kelurahan Margadana, Joko Margo Purnomo ketika ditemui Kabarjateng id, membenarkan bahwa dirinya bersama tim panitia telah menyelesaikan beberapa kegiatan di berbagai wilayah.
“Alhamdulillah kami atas nama panitia telah menyelenggarakan pemilihan ketua RW di Kelurahan Margadana, dan malam ini di wilayah RW 09 adalah pemilihan yang pamungkas. Kami atas nama Panitia mengucapkan selamat kepada RW terpilih,” terang Joko Margo pada awak media.
Joko menambahkan dari ke 13 RW ada 5 RW yang terpilih secara Aklamasi (tanpa perlawanan) yakni, RW 03 (Hadi Wiyanto), RW 04 (Suryo Susilo) RW 07 (Dedi Setiaji), RW 013 (Sayadi), RW 09 (Muhrodi).
Lebih lanjut, Lurah Margadana Slamet Sugiharto menekankan, peran RT dan RW sangat vital dalam memastikan setiap program pemerintah dapat tersampaikan dengan baik kepada warga.
Menurutnya, pemilihan ini bukan sekadar seremonial, melainkan menjadi momentum kolaborasi antara warga dan pemerintah, khususnya di tingkat kelurahan.
“Kita lakukan pemilihan ini supaya masyarakat bisa berkolaborasi dengan pemerintah. Kita butuh tokoh masyarakat, orang-orang yang dikenal di wilayahnya, yang punya visi dan mampu melaksanakan kegiatan di lapangan,” jelas Lurah Margadana yang identik dengan kumis tebal.
Orang nomor satu di Margadana itu mencontohkan pentingnya peran RT dan RW dalam mendukung program sosial. Akan sangat naif rasanya ketika ada program untuk masyarakat miskin tidak bisa tersampaikan karena buntu di Ketua RT atau RW. (Supriyadi)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.