SRAGEN | Kabarjateng.id – Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 Kodim 0725/Sragen di Desa Majenang, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen, resmi berakhir.
Kegiatan tersebut ditutup melalui upacara yang berlangsung di Lapangan Dukuh Sekulak, Desa Majenang, Kamis (13/8/2026).
Upacara penutupan dipimpin Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Dindin Rohidin, S.IP.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han.
Dalam amanatnya, Pangdam menegaskan bahwa TMMD merupakan bentuk sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, kementerian/lembaga, serta berbagai unsur terkait.
Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah sasaran.
Menurutnya, program TMMD memiliki perhatian khusus terhadap wilayah pedesaan yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur maupun pelayanan dasar.
Pembangunan yang dilakukan diharapkan mampu mempersempit kesenjangan dan mendorong pemerataan pembangunan.
Pangdam juga menyampaikan bahwa TMMD Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 dilaksanakan di empat daerah di wilayah Kodam IV/Diponegoro, yakni Kabupaten Banjarnegara, Purworejo, Sukoharjo, dan Semarang.
Pada saat yang sama, seluruh Kodim jajaran Kodam IV/Diponegoro turut menjalankan TMMD Sengkuyung Tahap III di wilayah masing-masing.
Ia memberikan apresiasi terhadap seluruh pihak yang terlibat karena berbagai sasaran pembangunan dapat diselesaikan sesuai target.
Pembangunan infrastruktur tersebut mencakup peningkatan jalan dan jembatan, Pos Kamling, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), fasilitas air bersih, hingga sanitasi.
Tidak hanya pembangunan fisik, TMMD juga diisi kegiatan sosial dan edukatif. Di antaranya penyuluhan bela negara dan wawasan kebangsaan, pencegahan stunting, pasar murah, pembagian sembako, serta pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Program tersebut turut disinergikan dengan sejumlah program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), seperti penyediaan air bersih, penguatan ketahanan pangan, rehabilitasi RTLH, pembangunan MCK, penanganan stunting, serta kegiatan penghijauan dan kebersihan lingkungan.
Pangdam berharap berbagai fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara maksimal dan dirawat bersama oleh masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Sementara itu, Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Dindin Rohidin memastikan seluruh sasaran TMMD Sengkuyung Tahap III di Desa Majenang telah rampung seluruhnya.
Untuk sasaran fisik, program tersebut mencakup pembangunan jalan cor blok sepanjang 400 meter, rehabilitasi lima unit RTLH, serta pembangunan lima unit jamban sehat. Seluruh pekerjaan tersebut dinyatakan selesai 100 persen.
“Seluruh sasaran fisik telah selesai. Demikian pula sasaran nonfisik seperti penyuluhan peternakan dan perikanan, pertanian dan perkebunan, kamtibmas dan bahaya narkoba, KB dan kesehatan, Posyandu, penyakit tidak menular, stunting, serta pembinaan rohani,” ujar Dindin.
Rangkaian penutupan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan paket sembako kepada warga lanjut usia dan masyarakat prasejahtera.
Dandim bersama rombongan juga meninjau hasil rehabilitasi RTLH serta pembangunan jalan.
Peresmian jalan ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti sebagai simbol bahwa akses tersebut telah selesai dibangun dan dapat dimanfaatkan masyarakat. (ar)






