SRAGEN | kabarjateng.id – Babinsa Desa Poleng dari Koramil 12/Gesi Kodim 0725/Sragen, Sertu Kokok Juang Nadili, turun langsung mengawal pendistribusian bantuan air bersih bagi masyarakat yang mulai merasakan dampak musim kemarau, Senin (20/7/2026).
Bantuan sebanyak 16.000 liter air bersih yang disalurkan oleh Paguyuban Seduluran Sragen Bersatu (SSB) tersebut diangkut menggunakan dua truk tangki.
Air bersih kemudian didistribusikan ke empat titik penampungan yang berada di Dukuh Grengseng RT 05 serta Dukuh Bendorejo RT 10 dan RT 11, Desa Poleng, Kecamatan Gesi.
Warga menyambut bantuan tersebut dengan antusias karena dalam beberapa pekan terakhir debit sumber air mulai menurun, sehingga kebutuhan air bersih menjadi semakin sulit dipenuhi.
Sertu Kokok Juang Nadili mengatakan keterlibatan Babinsa dalam kegiatan itu merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan akibat musim kemarau.
Menurutnya, kehadiran Babinsa bertujuan memastikan proses penyaluran berlangsung aman, tertib, dan bantuan diterima oleh warga yang benar-benar membutuhkan.
“Air bersih merupakan kebutuhan pokok, terutama saat musim kemarau. Kami siap mendampingi penyaluran agar berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Semoga bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan warga sehari-hari,” ujarnya.
Ketua Paguyuban Seduluran Sragen Bersatu (SSB) Kabupaten Sragen, Hendry Momon, menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.
Ia menambahkan, apabila kondisi kemarau berlangsung lebih lama dan kebutuhan air bersih terus meningkat, pihaknya siap berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk kembali menyalurkan bantuan.
Sementara itu, Ketua RT 05 Dukuh Grengseng, Slamet Riyadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi, mulai dari Paguyuban SSB, Babinsa, Bhabinkamtibmas hingga para relawan.
Menurutnya, bantuan air bersih tersebut sangat membantu masyarakat karena cadangan air di wilayahnya mulai berkurang.
Ia juga mengapresiasi pendampingan dari Babinsa yang membuat proses distribusi berlangsung tertib, aman, dan lancar. (ar)






