SRAGEN | Kabarjateng.id – Pendadaran calon warga baru Tingkat 1 Tahun 2026, SH Terate Cabang Sragen Pusat Madiun, melakukan tes pendadaran dengan peserta Sebanyak 1.424 siswa sabuk putih Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate).
Kegiatan tersebut menjadi tahapan akhir sebelum para peserta berpeluang disahkan sebagai warga tingkat I SH Terate.
Acara berlangsung sukses digelar di Padepokan Kepatihan, Desa Patihan, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen. Minggu (24/5/2026).
Tes pendadaran merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pembinaan siswa SH Terate.
Sebelum mencapai tahap tersebut, para siswa terlebih dahulu melewati berbagai jenjang latihan dan kenaikan sabuk, mulai dari sabuk polos (hitam), jambon, hijau, putih, hingga akhirnya memasuki ujian akhir pendadaran.
Ketua Cabang SH Terate Sragen, Pusat Madiun, Sunanto, mengatakan kegiatan pendadaran tahun ini diikuti ribuan siswa dari berbagai ranting di wilayah Kabupaten Sragen.
“Hari ini kami melaksanakan pendadaran bagi adik-adik siswa. Harapan kami mereka menjaga kesehatan, keselamatan, dan tetap ikut menjaga situasi kondusif di Kabupaten Sragen. Selamat mengikuti tes pendadaran tahun ini, semoga sukses,” ujarnya.
Menurut Sunanto, keberadaan calon warga baru tersebut nantinya akan semakin memperkuat jumlah anggota SH Terate Cabang Sragen yang saat ini telah mencapai lebih dari 50 ribu warga.
Jumlah tersebut merupakan akumulasi warga SH Terate Cabang Sragen Pusat Madiun sejak era 1980-an hingga sekarang.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Pendadaran SH Terate Cabang Sragen Tahun 2026, yang akrab disapa Kangmas Karjo, menjelaskan tes akhir diikuti peserta dari 20 ranting se-Cabang Sragen.
Pelaksanaan ujian dibagi dalam beberapa gelombang untuk mempermudah pengaturan peserta dan kelancaran proses penilaian.
Dalam tes pendadaran, peserta diuji melalui enam materi pokok, di antaranya senam dasar, jurus, toya, pasangan, serta materi teknis lainnya yang menjadi syarat kelulusan.
Menurutnya, pendadaran merupakan momentum penting karena menjadi penentu apakah seorang siswa layak melangkah menjadi warga tingkat I SH Terate.
“Ini menjadi momen penting bagi para siswa. Hari ini adalah tahapan akhir yang menentukan perjalanan mereka untuk menjadi warga SH Terate tingkat I,” katanya.
Selain menjadi proses evaluasi kemampuan teknis, pendadaran juga menjadi bagian pembentukan karakter dan kedisiplinan siswa dalam menjalankan nilai-nilai persaudaraan yang diajarkan organisasi.
Kegiatan berlangsung tertib dengan pengawasan panitia dan dukungan dari berbagai unsur pengamanan guna memastikan seluruh tahapan berjalan lancar. (Sriyadi)






Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.