Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang

Wanita Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Suruh, Polisi Duga Akibat Penyakit Bawaan

badge-check


					Wanita Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Suruh, Polisi Duga Akibat Penyakit Bawaan Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Suasana warga Dusun Pateran, Desa Plumbon, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, mendadak geger pada Senin pagi (9/2/2026). Seorang wanita paruh baya ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kosnya.

Peristiwa tersebut langsung menarik perhatian warga sekitar yang turut membantu proses evakuasi awal.

Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Suruh AKP Sutarto, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kejadian pertama kali diketahui oleh suami korban yang baru pulang bekerja.

Saat hendak masuk ke kamar, korban tidak memberikan respons meski pintu telah diketuk berulang kali.

Korban diketahui bernama Kotiah (50), warga Kecamatan Banyubiru. Karena merasa curiga, suami korban bersama penghuni kos lainnya mencoba melihat kondisi di dalam kamar melalui jendela.

Dari situ diketahui korban sudah tergeletak tidak bernyawa di atas tempat tidur.

Mendapatkan laporan wanita meninggal tersebut, petugas Polsek Suruh segera mendatangi lokasi kejadian.

Proses pemeriksaan dilakukan bersama Unit Inafis Polres Semarang serta tenaga medis dari Puskesmas Suruh guna memastikan penyebab kematian korban.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Dugaan sementara, korban meninggal akibat penyakit bawaan yang telah lama dideritanya.

Menurut keterangan keluarga dan saksi, korban diketahui memiliki riwayat asma.

Seorang tetangga kos bernama Endang (45) juga mengungkapkan bahwa pada Minggu malam (8/2/2026), korban sempat mengeluhkan sesak napas yang kembali kambuh.

Selain itu, polisi menemukan sejumlah obat, termasuk obat asma dan obat pereda nyeri di dalam kamar korban yang diduga sempat dikonsumsi sebelum meninggal.

Setelah proses pemeriksaan selesai, pihak kepolisian berkoordinasi dengan keluarga korban dan pemerintah desa setempat.

Keluarga menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. Selanjutnya, jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

 

Editor: Mualim

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Donor Darah Warnai Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Demak Kumpulkan 40 Kantong Darah

15 Juni 2026 - 21:51 WIB

Ahmad Luthfi Kawal Investasi EV Rp15 Triliun, Kendal Bersiap Jadi Pusat Industri Masa Depan

15 Juni 2026 - 21:42 WIB

New PM Diresmikan, Bangkitkan Kembali Legenda Pasar Maling di Johar

15 Juni 2026 - 21:13 WIB

Pangdam IV/Diponegoro Resmi Pimpin Pergantian Komandan Yonif 400/Banteng Raiders

15 Juni 2026 - 17:04 WIB

Uji Kebugaran ARFF Digelar, Bandara Ahmad Yani Pastikan Personel Siap Hadapi Situasi Darurat

15 Juni 2026 - 16:19 WIB

Ratusan Warga Pati Padati Pengadilan Tipikor Semarang, Kawal Sidang Perdana Sudewo

15 Juni 2026 - 16:00 WIB

Trending di Hukum & Kriminal