Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang

Polres Semarang Siapkan Pengamanan Ketat Malam Tahun Baru, Warga Diimbau Tidak Menyalakan Kembang Api

badge-check


					Polres Semarang Siapkan Pengamanan Ketat Malam Tahun Baru, Warga Diimbau Tidak Menyalakan Kembang Api Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Menjelang malam pergantian tahun 2025–2026, Kepolisian Resor (Polres) Semarang memastikan kesiapan penuh dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa seluruh jajarannya telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan strategis agar perayaan malam tahun baru di Kabupaten Semarang berjalan aman, lancar, dan kondusif.

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolres ketika turut meninjau proses pembangunan jembatan di Desa Branjang, Kecamatan Ungaran Barat, yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat banjir bandang, pada Selasa (30/12/2025).

Dalam kesempatan tersebut, ia hadir bersama Wakapolres dan sejumlah pejabat utama Polres Semarang.

“Kami sudah menyiapkan sebanyak 381 personel yang akan diterjunkan ke berbagai titik keramaian. Penempatan anggota akan disesuaikan dengan prediksi jumlah massa dan lokasi yang menjadi pusat kegiatan masyarakat,” jelas AKBP Ratna.

Salah satu fokus pengamanan adalah kawasan Alun-Alun Bung Karno, Kalirejo, Ungaran.

Lokasi ikonik tersebut diperkirakan kembali menjadi magnet bagi masyarakat Kabupaten Semarang maupun warga luar daerah untuk menikmati suasana pergantian tahun.

Polres Semarang juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi kemacetan dan penumpukan kendaraan di kawasan tersebut.

Lebih lanjut, Kapolres turut menyampaikan imbauan khusus kepada warga, terutama terkait penggunaan kembang api dan petasan pada malam tahun baru.

Menurutnya, selain berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban, bahan peledak juga dapat membahayakan keselamatan masyarakat.

“Kami mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Semarang untuk tidak menyalakan kembang api atau petasan saat malam pergantian tahun. Mari kita memilih perayaan yang lebih bermakna, misalnya dengan doa bersama dan kegiatan positif lainnya,” tuturnya.

“Selain itu, mari kita sisihkan waktu untuk mendoakan saudara-saudara kita di Sumatra yang sedang tertimpa musibah, agar mereka segera kembali pada kondisi normal dan dapat beraktivitas seperti biasa,” imbuhnya.

Polres Semarang menjelaskan bahwa pengamanan malam tahun baru dilaksanakan melalui sinergi bersama sejumlah pemangku kepentingan, baik pemerintah daerah, TNI, maupun instansi terkait lainnya.

Langkah kolaboratif ini diharapkan dapat menciptakan situasi wilayah yang tetap kondusif dan memberikan rasa aman bagi masyarakat selama perayaan berlangsung.

Dengan kesiapan personel dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, Polres Semarang optimis bahwa malam pergantian tahun dapat dirayakan dengan penuh kebahagiaan dan tetap menjunjung ketertiban serta keamanan bersama. (rs)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Central Java Prayer Breakfast 2026 Jadi Simbol Kerukunan dan Sinergi untuk Jawa Tengah

16 Juni 2026 - 11:55 WIB

Terjang Genangan Rob, Kapolres Kendal Salurkan Bantuan untuk Warga yang Bertahan di Tengah Banjir

16 Juni 2026 - 09:24 WIB

Dampak Tambang Galian C di Desa Delik Tuai Keluhan, DPRD Kabupaten Semarang Turun Tangan

16 Juni 2026 - 08:02 WIB

30 Personel Polres Boyolali Diterjunkan ke Semarang untuk Pengamanan Aksi GERAM JATENG

16 Juni 2026 - 07:19 WIB

Donor Darah Warnai Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Demak Kumpulkan 40 Kantong Darah

15 Juni 2026 - 21:51 WIB

Ahmad Luthfi Kawal Investasi EV Rp15 Triliun, Kendal Bersiap Jadi Pusat Industri Masa Depan

15 Juni 2026 - 21:42 WIB

Trending di Ekonomi & Bisnis