SEMARANG, Kabarjateng.id – Memasuki hari kelima sejak membuka layanan, Posko Siaga Lebaran Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang di Kecamatan Tugu mulai ramai dikunjungi pemudik.
Hingga Selasa (17/3/2026), sedikitnya 50 pemudik memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan.
Kepala Markas PMI Kota Semarang, dr. Anna Kartika Yuli Astuti, M.Biomed, mengatakan kehadiran posko ini bertujuan menjaga kondisi kesehatan pemudik selama perjalanan.
“Sejak kami membuka posko pada 13 Maret lalu, lebih dari 50 pemudik datang. Mereka memeriksakan kesehatan dan beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan,” ujarnya di sela pembagian takjil di depan Kantor Kecamatan Tugu.
Fasilitas Lengkap untuk Pemudik
PMI Kota Semarang menyediakan berbagai fasilitas, mulai dari layanan kesehatan hingga tempat istirahat.
Petugas menyiapkan 30 tempat tidur bagi pemudik yang ingin beristirahat sejenak.
Petugas juga melayani pertolongan pertama dan pemeriksaan kesehatan ringan.
Pemudik umumnya mengeluhkan kelelahan akibat perjalanan jauh.
“Sebagian besar hanya mengalami kelelahan. Kami melakukan pemeriksaan ringan, memberi obat, dan menyediakan tempat istirahat. Sampai sekarang belum ada pemudik yang membutuhkan rujukan ke rumah sakit,” jelas dr. Anna.
Menurutnya, PMI tetap menyiagakan ambulans untuk mengantisipasi kondisi darurat jika ada pemudik yang membutuhkan penanganan lanjutan.
Didukung Puluhan Personel dan Layanan Tambahan
PMI Kota Semarang mengerahkan sekitar 70 personel yang bekerja secara bergantian dalam tiga sif.
Posko ini beroperasi hingga 20 Maret 2026, sementara markas PMI tetap membuka layanan 24 jam hingga Lebaran selesai.

Tempat istirahat untuk pemudik ber-AC yang disediakan PMI Kota Semarang di kantor Kecamatan Tugu. (Foto: Mualim)
Selain layanan kesehatan, PMI menyediakan minuman, makanan ringan, mi instan, dan ruang istirahat nyaman di aula ber-AC lengkap dengan toilet.
PMI juga bekerja sama dengan Pramuka dan bengkel sekitar untuk menghadirkan layanan tambahan, seperti bantuan perbaikan kendaraan dan penyediaan bahan bakar gratis.
Bagikan 250 Paket Takjil
Pada hari yang sama, PMI Kota Semarang membagikan sekitar 250 paket takjil kepada pengendara yang melintas di depan posko.
“Alhamdulillah, kami membagikan 250 paket takjil dan semuanya habis. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian kami kepada masyarakat yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka,” kata dr. Anna
Antisipasi Puncak Arus Mudik
PMI memperkirakan puncak arus mudik terjadi dalam waktu dekat seiring berakhirnya aktivitas perkantoran.
PMI berharap pemudik memanfaatkan posko di Kecamatan Tugu sebagai tempat singgah alternatif.
Untuk memudahkan akses, PMI memasang penunjuk arah menuju lokasi posko mulai radius 500 meter sebelum titik lokasi.
Di akhir keterangannya, dr. Anna mengimbau pemudik menjaga kondisi fisik selama perjalanan.
“Pastikan tubuh tetap sehat dan stamina terjaga. Silakan mampir ke posko PMI untuk beristirahat agar perjalanan tetap aman dan lancar,” pungkasnya.
Editor: Mualim







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.