SEMARANG | kabarjateng.id – Pengurus Cabang Jam’iyyatul Qurra’ wal-Huffazh Nahdlatul Ulama (PC JQHNU) Kota Semarang mulai menggulirkan program tadarus Al-Qur’an keliling yang akan dilaksanakan secara rutin di berbagai masjid.
Kegiatan tersebut juga menjadi sarana sosialisasi program Umrah Bersama Hamalatul Qur’an bagi masyarakat.
Ketua PC JQHNU Kota Semarang, Ahmad Rifqi Hidayat atau Gus Rifqi, menjelaskan bahwa agenda tersebut akan digelar secara berkala setiap bulan dengan berpindah-pindah lokasi.
“Hari ini menjadi awal pelaksanaan tadarus sekaligus sosialisasi program Umrah Bersama Hamalatul Qur’an. Setelah ini, kegiatan akan dilaksanakan secara bergilir di masjid-masjid setiap satu bulan sekali,” ujarnya.
Pelaksanaan perdana berlangsung di Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Semarang, Minggu (19/7/2026).
Menurut Gus Rifqi, pemilihan lokasi tersebut sekaligus menjadi momentum mengawali aktivitas keagamaan di lingkungan kantor PCNU sebelum nantinya menyambangi masjid-masjid di berbagai wilayah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan tadarus Al-Qur’an secara tartil, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan nota kerja sama antara PC JQHNU Kota Semarang, PT Al Fazza Nabawi Tour & Travel, dan Koperasi Pratama Mitra Abadi (Koprima).
Gus Rifqi mengatakan kerja sama tersebut merupakan penguatan dari kolaborasi yang sebelumnya telah berjalan secara informal.
Dengan adanya kesepakatan resmi, diharapkan manfaat program dapat dirasakan lebih luas, baik oleh anggota maupun organisasi.
Ia juga menambahkan bahwa jajaran manajemen PT Al Fazza Nabawi Tour & Travel berasal dari kalangan aktivis Nahdlatul Ulama, sehingga dinilai memiliki visi yang sejalan dalam mendukung pengembangan dan kemandirian organisasi.
Sementara itu, CEO PT Al Fazza Nabawi Tour & Travel, dr. Muhammad Hayyi Wildani, menilai kolaborasi menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program.
Menurutnya, sinergi antarlembaga akan mempermudah berbagai proses, termasuk dalam penyelenggaraan program umrah.
Hayyi mengungkapkan minat masyarakat untuk mengikuti program tabungan umrah melalui Koprima terus meningkat.
Pesertanya tidak hanya berasal dari Kota Semarang, tetapi juga dari sejumlah daerah lain.
Ia mencontohkan, kelompok Muslimat NU Kecamatan Genuk telah bergabung dalam program tersebut.
Selain itu, sekitar 1.300 guru ngaji dari Qiraati Kabupaten Demak juga telah mengikuti program tabungan umrah dengan setoran sebesar Rp600 ribu setiap bulan. (dkp)






