SEMARANG, Kabarjateng.id – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Jawa Tengah menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-IX di Hotel Patra Jasa, Kota Semarang, Sabtu (7/2/2026), dibuka oleh Ketum H Mardiono.
Agenda yang juga dibuka lima tahunan ini menjadi momentum penting bagi partai dalam memperkuat konsolidasi organisasi.
Sekaligus merumuskan strategi politik menghadapi tantangan masa depan, utamanya Pemilu 2029.
Dalam pembukaan Muswil, Ketua Umum (Ketum) H Muhamad Mardiono menyampaikan apresiasi atas soliditas kader PPP Jawa Tengah menjaga semangat perjuangan partai.
Ia juga menegaskan bahwa Muswil bukan sekadar proses pergantian kepengurusan untuk masa khidmat lima tahun.
Akan tetapi forum strategis menentukan arah kebijakan politik yang lebih besar.
Menurutnya, salah satu fokus utama Muswil adalah menyusun agenda politik visioner serta menyiapkan kader agar mampu menghadapi dinamika politik nasional.
Ia menilai, PPP harus lebih progresif membaca perubahan zaman, khususnya dominasi pemilih kalangan generasi milenial dan Z.
Perkiraan generasi ini telah mencapai 60 hingga 70 persen pada Pemilu 2029.
“Perubahan komposisi pemilih menuntut PPP melakukan inovasi komunikasi politik agar lebih relevan dengan kebutuhan generasi muda,” ungkapnya.
Selain itu, Mardiono menekankan pentingnya peran aktif kader PPP mendukung dan mengawal program pemerintah.
Khususnya, yang memiliki dampak langsung kepada kesejahteraan masyarakat dan penguatan ekonomi umat.
Ia menyebut partai politik memiliki tanggung jawab moral memastikan kebijakan publik efektif serta memberi manfaat nyata bagi rakyat.
Lebih jauh, ia menegaskan identitas PPP sebagai partai Islam dengan seluruh perjuangan landasan politik nilai moral, etika, dan semangat amar ma’ruf nahi munkar.
Prinsip ini, menurutnya, menjadi fondasi menjalankan politik integritas dan punya orientasi pada kepentingan masyarakat.
Melalui Muswil IX ini, lanjut Mardiono, PPP Jawa Tengah harus mampu melahirkan gagasan segar, memperkuat soliditas internal, serta menyiapkan strategi politik adaptif dan inklusif.
Hasil Muswil nantinya menjadi pijakan PPP menghadapi kontestasi politik, seiring memperkuat peran partai sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat.
Editor: Mualim






Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.