Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang

Dampak KKN Internasional Haramain, Peminat Prodi Manajemen Haji dan Umrah UIN Walisongo Naik 200 Persen

badge-check


					Dampak KKN Internasional Haramain, Peminat Prodi Manajemen Haji dan Umrah UIN Walisongo Naik 200 Persen Perbesar

SEMARANG | kabarjateng.id – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Haramain, Arab Saudi, yang digelar Program Studi Manajemen Haji dan Umrah (MHU) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Walisongo Semarang membawa dampak positif terhadap minat calon mahasiswa baru.

Pada penerimaan mahasiswa tahun 2026, jumlah pendaftar Prodi MHU melonjak hingga sekitar 200 persen dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Kepala Prodi MHU FDK UIN Walisongo, Dr. Abdul Rozaq, M.Si., AH, mengatakan peningkatan tersebut menjadi capaian yang menggembirakan sekaligus tantangan bagi pihak kampus.

“Biasanya jumlah pendaftar berkisar 100 hingga 120 orang setiap tahun. Sekarang meningkat menjadi lebih dari 300 pendaftar. Ini tentu menjadi perkembangan yang sangat baik bagi Prodi MHU,” ujarnya usai pelepasan peserta KKN Internasional di Laboratorium FDK UIN Walisongo Semarang.

Menurut Rozaq, lonjakan jumlah mahasiswa baru membuat pihaknya harus menyiapkan berbagai kebutuhan akademik, mulai dari pembagian kelas, penambahan dosen, hingga peningkatan layanan pembelajaran agar kualitas pendidikan tetap terjaga.

Salah seorang wali mahasiswa, H. Ansori Naim, menilai biaya KKN Internasional sebesar Rp36 juta masih tergolong wajar jika dibandingkan dengan biaya perjalanan umrah reguler.

“Kalau dibandingkan biaya umrah yang saya alami, program ini justru lebih menguntungkan karena mahasiswa memperoleh pengalaman belajar langsung di Arab Saudi selama lebih dari satu bulan. Semoga seluruh peserta diberikan kelancaran dan keselamatan selama menjalankan program,” ungkapnya.

Sementara itu, Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. Musahadi, M.Ag, menyebut Prodi Manajemen Haji dan Umrah kini menjadi salah satu program studi yang paling diminati di kampusnya.

Menurutnya, tingginya animo masyarakat tidak lepas dari prospek kerja yang semakin terbuka di sektor penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.

“Prodi MHU saat ini sedang mengalami tren yang sangat positif. Setelah Pendidikan Agama Islam (PAI), MHU menjadi salah satu program studi dengan jumlah pendaftar terbanyak,” katanya.

Musahadi menilai kehadiran Kementerian Haji dan Umrah RI turut meningkatkan optimisme masyarakat terhadap kebutuhan tenaga profesional di bidang tersebut.

Hal itu dinilai mendorong minat lulusan sekolah untuk memilih Prodi MHU sebagai jenjang pendidikan.

Ia menjelaskan, KKN Internasional di Makkah dan Madinah dirancang agar mahasiswa tidak hanya menguasai teori manajemen haji dan umrah, tetapi juga memperoleh pengalaman praktik secara langsung, membangun jejaring dengan para muthawif di Arab Saudi, serta memahami kebutuhan industri secara nyata.

“Kompetensi di bidang manajemen haji dan umrah tidak cukup dibangun melalui pembelajaran di kelas. Mahasiswa harus melihat langsung praktik pelayanan di lapangan agar siap bersaing di dunia kerja,” jelasnya.

Musahadi berharap Prodi MHU terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan kompetensi dosen, inovasi kurikulum, serta penyesuaian terhadap kebutuhan industri haji dan umrah yang terus berkembang.

Ia juga mengingatkan bahwa UIN Walisongo merupakan salah satu perguruan tinggi pelopor yang membuka Program Studi Manajemen Haji dan Umrah di Indonesia.

Gagasan tersebut lahir dari kebutuhan akan tenaga profesional yang mampu memberikan layanan pembimbingan ibadah haji dan umrah secara akademis dan terstruktur.

“Ke depan, kami ingin Prodi MHU benar-benar menjadi rujukan nasional dalam mencetak tenaga profesional yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memenuhi tuntutan dunia industri haji dan umrah,” tegasnya. (arh)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Polres Blora Bongkar Sindikat Pengoplos LPG Bersubsidi, Satu Pelaku Ditangkap Tiga Masih Buron

22 Juli 2026 - 20:47 WIB

Rektor UIN Walisongo Ajak Seluruh Prodi Ciptakan Inovasi, KKN Internasional MHU Jadi Contoh

22 Juli 2026 - 20:07 WIB

Salatiga Tuan Rumah RAT Gakoptindo XIV, Dorong Penguatan Koperasi dan Inovasi Produksi Tempe Tahu

22 Juli 2026 - 19:42 WIB

Polres Tegal Kawal Pemungutan Suara Calon Anggota BPD Desa Pegirikan Berlangsung Kondusif

22 Juli 2026 - 19:28 WIB

Polsek Teras Dampingi Tracing TB Paru, Perkuat Upaya Deteksi Dini di Boyolali

22 Juli 2026 - 18:10 WIB

Polres Boyolali Tingkatkan Pemahaman Restorative Justice untuk Penegakan Hukum yang Berkeadilan

22 Juli 2026 - 17:57 WIB

Trending di Daerah