Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang

Bawaslu Kota Semarang Kawal Coktas KPU, Data Anggota Polri dan Warga di Luar Negeri Jadi Fokus Verifikasi

badge-check


					Bawaslu Kota Semarang Kawal Coktas KPU, Data Anggota Polri dan Warga di Luar Negeri Jadi Fokus Verifikasi Perbesar

SEMARANG | Kabarjateng.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang melakukan pengawasan langsung terhadap pelaksanaan Pencocokan dan Penelitian Terbatas (Coktas) yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang dalam rangka Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun 2026, Senin (22/6/2026).

Kegiatan pengawasan dilakukan secara sampling di tiga wilayah kecamatan, yakni Tembalang, Banyumanik, dan Semarang Barat.

Jajaran pimpinan Bawaslu bersama sekretariat turun langsung untuk memastikan proses pembaruan data pemilih berjalan sesuai aturan dan menghasilkan data yang valid.

Dalam pelaksanaan Coktas kali ini, perhatian utama diarahkan pada data pemilih yang berpotensi berstatus Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Beberapa kategori yang menjadi fokus verifikasi meliputi warga yang telah menjadi anggota Polri, penduduk yang berpindah domisili ke luar negeri, warga yang meninggal dunia, hingga masyarakat yang telah pindah ke daerah lain.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kota Semarang, Dwijaya Samudra Suryaman, mengatakan bahwa ketelitian dalam memverifikasi data pemilih sangat penting untuk menjaga kualitas daftar pemilih menjelang Pemilu 2029.

Menurutnya, data pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat harus segera diperbarui agar tidak lagi tercatat dalam daftar pemilih di wilayah yang bukan lagi tempat domisilinya.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan data yang disusun benar-benar akurat, mutakhir, serta dapat dipertanggungjawabkan.

Selain menjamin ketepatan data, pengawasan yang dilakukan Bawaslu juga bertujuan mencegah munculnya potensi pelanggaran pada tahapan pemutakhiran data pemilih.

Dengan pengawasan sejak dini, berbagai ketidaksesuaian data dapat segera ditemukan dan diperbaiki sebelum menimbulkan persoalan yang lebih besar pada penyelenggaraan pemilu mendatang.

“Pencegahan menjadi bagian penting dalam tugas pengawasan. Dengan memastikan data pemilih yang diduga tidak memenuhi syarat diverifikasi sejak awal, potensi masalah pada tahapan penyusunan daftar pemilih dapat diminimalkan,” jelas Dwijaya.

Di lapangan, kegiatan Coktas mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Warga Kelurahan Kedungmundu, Soesilo, mengaku mendukung proses pencocokan data yang dilakukan petugas KPU maupun pengawas pemilu.

Ia menuturkan bahwa salah satu tetangganya telah lama pindah ke Kalimantan dan rumah yang ditempatinya pun sudah dijual.

Karena itu, ia menilai pembaruan data seperti ini penting agar daftar pemilih sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.

Antusiasme warga selama kegiatan berlangsung menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya data pemilih yang akurat.

Kehadiran petugas dan pengawas pemilu juga diterima dengan baik oleh warga yang ditemui dalam proses verifikasi.

Melalui pengawasan Coktas ini, Bawaslu Kota Semarang menegaskan komitmennya untuk mengawal proses pemutakhiran data pemilih agar berlangsung secara transparan, akurat, dan akuntabel.

Upaya tersebut diharapkan mampu menjaga hak pilih masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya Pemilu 2029 yang demokratis, berintegritas, dan berkeadilan. (dkp)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Polres Jepara Salurkan 6.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kedungmalang

24 Juni 2026 - 15:55 WIB

Wagub Jateng Dukung Rencana Insentif Guru Agama Rp1 Juta per Bulan, Pemprov Siap Perkuat Validasi Data

24 Juni 2026 - 15:26 WIB

Sekda Jateng Dorong Semarang Business Matching 2026 Perkuat Industri Pariwisata Daerah

24 Juni 2026 - 15:09 WIB

Polres Kudus Amankan Tujuh Terduga Pelaku Pengeroyokan di Karangrowo

24 Juni 2026 - 13:42 WIB

Layanan Kesehatan Gratis Warnai Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 di Tegal

24 Juni 2026 - 13:31 WIB

Kejar Produksi Padi 10,5 Juta Ton, Pemprov Jateng Antisipasi Dampak Kemarau Ekstrem

24 Juni 2026 - 13:09 WIB

Trending di KABAR JATENG