SEMARANG | kabarjateng.id — DPRD Kota Semarang mendesak Pemerintah Kota Semarang mempercepat pengerukan sedimentasi sungai menjelang puncak musim hujan. Pasalnya, dari sekitar 30 sungai di Kota Semarang, baru lima sungai yang telah mendapat penanganan pengerukan.
Ketua DPRD Kota Semarang Kadar Lusman mengatakan, percepatan normalisasi sungai diperlukan mengingat saat ini sudah memasuki pertengahan Oktober, sementara November segera tiba. Sungai yang kerap meluap dan tidak mampu menampung debit air diminta menjadi prioritas pengerjaan.
“Informasi dari DPU, dari 30-an sungai baru sekitar lima yang dikerjakan. Padahal ini sudah pertengahan Oktober dan sebentar lagi masuk November. Sungai-sungai yang langganan meluap dan tidak mampu menampung air harus diprioritaskan dulu,” kata Kadar Lusman seusai Dialog Interaktif DPRD Kota Semarang, Selasa (13/10/2026).
Politikus PDI-P yang akrab disapa Pilus itu menilai, pengerukan sungai menjadi salah satu langkah penting untuk mengantisipasi banjir, terutama di wilayah yang berisiko terdampak luapan sungai.
Ia mencontohkan kawasan Bukit Dinar Indah, Tembalang, dan Sungai Plumbon yang memiliki ancaman banjir akibat luapan sungai. Kondisi tersebut perlu mendapat perhatian karena berpotensi membahayakan keselamatan warga.
Selain mempercepat pengerukan, DPRD meminta Dinas Pekerjaan Umum (DPU) mengevaluasi fungsi stasiun pompa air. Menurut Pilus, pengalaman tahun sebelumnya menunjukkan genangan yang bertahan lama kerap berkaitan dengan kinerja pompa yang belum optimal.
Pembenahan saluran drainase juga dinilai penting, terutama di kawasan Gayamsari hingga pusat kota. Perbaikan drainase di kawasan Simpang Lima turut diminta untuk dipantau agar kejadian banjir sebelumnya tidak terulang.
Pilus menegaskan, penanganan banjir tidak bisa hanya mengandalkan DPU, tetapi membutuhkan koordinasi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
“Kami berharap evaluasi terhadap kekurangan penanganan banjir tahun lalu dapat menjadi dasar untuk meningkatkan kesiapsiagaan pemerintah kota menghadapi musim hujan tahun ini,” ujarnya.(day)






