SEMARANG | Kabarjateng.id — Penumpang penerbangan internasional di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang kini mendapat fasilitas pemeriksaan keimigrasian yang lebih praktis.
Direktorat Jenderal Imigrasi resmi mengoperasikan 10 unit autogate di bandara tersebut pada Rabu, 30 September 2026.
Fasilitas ini ditempatkan di dua area pelayanan, yakni enam unit pada jalur kedatangan dan empat unit di area keberangkatan.
Kehadiran autogate memungkinkan penumpang melakukan pemeriksaan keimigrasian secara mandiri melalui pemindaian paspor dan verifikasi biometrik.
Dengan sistem tersebut, proses pemeriksaan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) diharapkan berlangsung lebih cepat dan mampu mengurangi kepadatan antrean.
General Manager Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Sulistyo Yulianto, mengatakan pengelola bandara mendukung penambahan fasilitas autogate yang dilakukan Direktorat Jenderal Imigrasi.
Menurutnya, penerapan teknologi tersebut menjadi bagian dari peningkatan kualitas layanan bagi pengguna jasa penerbangan internasional.
“Autogate memberikan kemudahan bagi penumpang dalam menjalani pemeriksaan imigrasi. Prosesnya menjadi lebih praktis sehingga perjalanan di bandara dapat berlangsung lebih lancar,” kata Sulistyo.
Ia menilai fasilitas tersebut semakin dibutuhkan seiring aktivitas perjalanan internasional di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang yang terus berjalan.
Sulistyo berharap keberadaan autogate dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, terutama bagi penumpang yang memenuhi ketentuan untuk menggunakan layanan pemeriksaan otomatis.
Sistem autogate bekerja dengan mengintegrasikan pemindaian dokumen perjalanan dan verifikasi biometrik.
Penumpang yang memenuhi persyaratan dapat melewati proses pemeriksaan secara mandiri.
Selain memangkas waktu layanan, penggunaan teknologi tersebut juga diarahkan untuk mendukung ketepatan proses pemeriksaan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan keimigrasian.
“Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang terus mendukung pengembangan layanan berbasis teknologi untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan kepada pengguna jasa,” ujarnya.
Menurut Sulistyo, penambahan 10 autogate diharapkan memperkuat efektivitas pelayanan sekaligus membuat proses perjalanan internasional di Bandara Ahmad Yani semakin efisien.
Data operasional menunjukkan tingginya aktivitas penumpang internasional di bandara tersebut.
Sepanjang 1 Januari hingga 31 Agustus 2026, tercatat 56.017 penumpang berangkat menggunakan rute internasional dari Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang.
Sementara itu, jumlah penumpang yang datang melalui penerbangan internasional mencapai 54.075 orang pada periode yang sama.
Tingginya pergerakan penumpang tersebut membuat dukungan fasilitas pemeriksaan yang cepat dan efisien menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran pelayanan, khususnya saat terjadi peningkatan volume penumpang. (dkp)






