REMBANG, Kabarjateng.id – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengajak masyarakat memperkuat sikap saling memaafkan tanpa memandang perbedaan agama maupun latar belakang.
Ia menyampaikan ajakan itu saat menghadiri halalbihalal bareng ribuan warga dan santri di Pondok Pesantren Al Anwar 4 Sarang, Senin (12/4/2026).
Dalam sambutannya, Gus Yasin menjelaskan bahwa maghfirah atau ampunan mencakup dua hal, yaitu ampunan dari Allah SWT dan dari sesama manusia.
Ia menegaskan bahwa dalam syariat ada hak Allah dan hak manusia (hak adami) yang harus kita jaga secara seimbang.
Tidak Memilih dalam Memberi Maaf
Gus Yasin menekankan pentingnya meminta dan memberi maaf kepada siapa pun tanpa pilih kasih.
Ia mengingatkan bahwa umat Islam tetap harus meminta maaf kepada orang lain, termasuk yang berbeda keyakinan, jika pernah berbuat kesalahan.
“Jangan membatasi diri dalam meminta maaf. Kepada siapa pun yang pernah kita sakiti, termasuk yang berbeda agama, kita tetap harus meminta maaf,” tegasnya.
Ia juga mengangkat kisah teladan Nabi Ibrahim sebagai pelajaran. Nabi Ibrahim pernah menolak memberi makan seorang Majusi karena perbedaan keyakinan.
Namun, Allah SWT menegur sikap tersebut dan mengajarkan agar manusia tidak membeda-bedakan dalam berbuat kebaikan.
Permohonan Maaf dari Pimpinan Daerah
Dalam kesempatan itu, Gus Yasin yang mendampingi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada masyarakat.
Ia bersama istrinya, Nawal Arafah Yasin, mengakui masih memiliki kekurangan selama menjalankan tugas pemerintahan.
“Saya bersama istri memohon maaf atas segala kekhilafan dan kekurangan kami,” ujarnya.
Edukasi Lingkungan dari PKK
Nawal Arafah Yasin mengajak kader PKK di Rembang menjaga lingkungan dengan tidak membuang minyak jelantah sembarangan.
Ia mendorong kader mengumpulkan minyak bekas untuk dijual kepada pengepul agar memiliki nilai ekonomi.
Ia mencontohkan program serupa di Kabupaten Batang yang berhasil mencatatkan prestasi di Museum Rekor Indonesia (MURI).
Antusiasme Warga dan Alumni Pesantren
Warga yang hadir menunjukkan antusiasme tinggi dalam kegiatan tersebut.
Badriah bersama rekannya mengungkapkan rasa syukur karena dapat bertemu langsung dengan wakil gubernur.
Hal serupa disampaikan Yoga Arizona dan istrinya, Roihah, alumni pondok pesantren setempat.
Mereka merasa bahagia dapat kembali menjalin silaturahmi dalam suasana halalbihalal dan saling memaafkan bersama Gus Yasin.
“Kami berharap beliau selalu diberi kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas sebagai wakil gubernur,” ujar Yoga yang hadir bersama keluarganya.







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.