PEKALONGAN, Kabarjateng.id – Suasana pagi di Perum Griya Permata Indah, Desa Tanjungsari, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, mendadak gempar setelah seorang pria lanjut usia meninggal dunia di garasi rumahnya, Senin (27/4/2026).
Korban bernama Sudarmanto (60), warga setempat. Ia terbaring telentang di samping kendaraan pribadinya yang terparkir di garasi rumah.
Kapolsek Kajen Iptu Teguh Subiyantoro mengatakan, laporan mengenai kejadian itu masuk ke Polsek Kajen sekitar pukul 06.15 WIB.
Setelah menerima laporan, petugas bersama Tim Inafis Polres Pekkalongan langsung menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan.
“Petugas segera menuju lokasi setelah menerima laporan adanya warga meninggal dunia di dalam garasi rumah. Kami juga melakukan olah tempat kejadian perkara bersama Tim Inafis,” jelasnya.
Tetangga Menemukan Korban Saat Hendak Beraktivitas
Mayzal (30), tetangga korban, pertama kali melihat kejadian itu saat membuka pintu rumah pada pagi hari untuk memulai aktivitas.
Saat itu, ia melihat seorang pria tergeletak di garasi rumah sebelah dalam kondisi tidak bergerak.
Setelah mendekat, ia terkejut karena pria tersebut ternyata Sudarmanto.
Mayzal kemudian memberi tahu istri korban dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Polisi Tidak Menemukan Tanda Kekerasan
Tim medis memeriksa tubuh korban dan tidak menemukan luka maupun tanda kekerasan.
Polisi menduga Sudarmanto meninggal akibat gagal napas yang dipicu serangan jantung.
Dugaan itu semakin kuat karena korban sudah lama menderita penyakit jantung.
Pihak keluarga menjelaskan, korban telah menjalani pengobatan jantung selama beberapa tahun.
Namun, setelah kontrol terakhir pada Januari 2026, korban memilih tidak melanjutkan pemeriksaan kesehatannya.
Keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak autopsi.
Polisi memastikan peristiwa ini murni karena kondisi kesehatan dan bukan tindak kriminal. (di)






Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.