KENDAL, Kabarjateng.id — Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Kendal turun langsung ke sekolah untuk memberikan edukasi pencegahan kekerasan kepada siswa dan tenaga pendidik.
Libatkan Lintas Instansi dan Sekolah
Sosialisasi anti kekerasan, perundungan (bullying), intoleransi, serta kenakalan remaja berlangsung di SMPN 2 Patebon, Kabupaten Kendal, Senin (27/4/2026) pukul 09.30 WIB.
Program ini melibatkan berbagai instansi dan menghadirkan siswa serta guru dari sejumlah sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal Drs. Ferinando Rad Bonay, Kasat Binmas Polres Kendal Agus Supriyadi.
Kemudian perwakilan Kodim 0715 Kendal Serka Agus Kiswanto, perwakilan Kejaksaan Negeri Kendal Arga Indra Wirawan, serta Kepala BNN Kendal Ana Setiyawati hadir dalam kegiatan tersebut.
Selanjutnya, Siswa dan guru dari SMPN 2 Patebon, SMPN 1 Pegandon, serta SMPN 3 Pegandon ikut berpartisipasi aktif.
Tekankan Dampak Hukum dan Sosial
Kemudian, Tim Sat Binmas Polres Kendal menyampaikan edukasi dan materi tentang bahaya kekerasan, bullying, intoleransi, dan kenakalan remaja.
Mereka menekankan dampak hukum dan sosial dari perilaku menyimpang serta pentingnya membangun budaya sekolah yang aman dan saling menghormati.
Kasat Binmas Polres Kendal Agus Supriyadi menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah preventif kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan pendidikan.
Ia mengajak pelajar untuk menjauhi tindakan kekerasan dan membangun sikap toleransi.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kesadaran kepada pelajar agar memahami konsekuensi setiap tindakan. Lingkungan sekolah yang aman akan mendukung proses belajar secara optimal,” ujarnya.
Dorong Interaksi dan Peran Guru
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab antara narasumber dan peserta.
Para siswa menyampaikan pertanyaan secara langsung, sementara guru berperan aktif dalam memperkuat suasana sekolah yang kondusif.
Kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI, kejaksaan, dan BNN diharapkan mampu menekan angka kenakalan remaja sekaligus memperkuat karakter pelajar.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar. (ra)






Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.