JEPARA, Kabarjateng.id – Pemerintah Kabupaten Jepara memastikan ketersediaan LPG dan bahan bakar minyak (BBM) subsidi tetap terjaga menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Pemerintah Jepara menambah pasokan LPG dan BBM guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat saat arus mudik.
Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menyampaikan hal tersebut setelah meninjau langsung SPBU 44.594.20 dan SPPBE di wilayah Mulyoharjo, Selasa (17/3/2026).
Ia memastikan distribusi energi berjalan lancar dan mencukupi.
“Ketersediaan LPG aman, masyarakat tidak perlu khawatir apalagi melakukan pembelian berlebihan,” tegasnya.
Tambahan Pasokan LPG dan BBM
Ia menjelaskan, pemerintah bersama pihak terkait menambah distribusi LPG subsidi sekitar 70 ribu tabung.
Selain itu, pasokan BBM di sejumlah SPBU meningkat hingga sekitar 30 persen menjelang Lebaran.
Menurutnya, harga LPG ukuran 3 kilogram tetap stabil dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dari tingkat agen, harga tercatat sebesar Rp15.520 per tabung, sehingga masyarakat tidak terpengaruh isu kenaikan harga.
Kualitas BBM Sesuai Standar
Dalam kegiatan tersebut, bupati melakukan pengecekan kualitas BBM melalui uji density atau berat jenis bahan bakar.
Hasil pengukuran menunjukkan kualitas BBM masih berada dalam batas standar.
Petugas SPBU setempat, Ari, menyebut hasil pengujian menunjukkan angka density sebesar 0,736. Nilai tersebut menandakan kualitas BBM masih layak dan aman digunakan masyarakat.
Cek Kesiapan Posko Lebaran
Setelah memastikan distribusi energi aman, bupati bersama rombongan melanjutkan pengecekan ke posko pelayanan Lebaran di kawasan Alun-Alun Jepara.
Ia menekankan kesiapan petugas dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama masa mudik.
Pemerintah Kabupaten Jepara berkomitmen menjaga stabilitas pasokan dan meningkatkan pelayanan publik agar masyarakat dapat menjalani momen Lebaran dengan aman dan nyaman. (ks)






