TEGAL | kabarjateng.id – Kebakaran rumput terjadi di kawasan Jalan Tol Trans Jawa KM 274+300 Jalur A, tepatnya di Desa Kedungsukun, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, Rabu (22/7/2026).
Berkat respons cepat personel Polsek Adiwerna bersama warga, kobaran api berhasil dipadamkan sebelum meluas dan tidak menimbulkan korban jiwa.
Peristiwa tersebut dilaporkan sekitar pukul 10.39 WIB. Cuaca panas yang melanda wilayah itu diduga membuat rumput kering mudah terbakar.
Api kemudian menjalar hingga mengenai kabel yang melintas di jembatan tol sepanjang kurang lebih enam meter.
Akibatnya, lapisan karet pelindung kabel meleleh dan sebagian materialnya jatuh ke jalan desa di bawahnya.
Setelah menerima informasi, Kapolsek Adiwerna AKP S. Ibnu Akbar, S.H., M.H. bersama jajaran, termasuk Kanit Intelkam, Kanit Samapta, Bhabinkamtibmas Desa Kedungsukun, serta perangkat desa, langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus mengamankan area.
Berkat kerja sama warga dan petugas, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.00 WIB menggunakan peralatan sederhana serta pasokan air yang tersedia di sekitar lokasi.
Luas area rumput yang terbakar diperkirakan mencapai 15 meter persegi.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Sementara itu, kerugian material diperkirakan sekitar Rp150 ribu.
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H. memberikan apresiasi atas kesigapan personel di lapangan serta partisipasi masyarakat yang turut membantu proses pemadaman.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau.
Warga diminta tidak membakar rumput maupun sampah secara sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sebelum meluas.
Di sisi lain, Kapolsek Adiwerna AKP S. Ibnu Akbar menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan awal mengarah pada dugaan kebakaran dipicu oleh kondisi cuaca yang sangat panas sehingga rumput kering mudah tersulut api.
Menurutnya, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kondisi di lokasi tetap aman.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam beraktivitas selama musim kemarau karena risiko kebakaran lahan meningkat.
Polres Tegal mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan dengan menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran serta segera melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan kejadian serupa agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat. (Muhrodi)






