JEPARA, Kabarjateng.id – Suasana malam Natal di Kabupaten Jepara berlangsung dengan tenang dan penuh kekhidmatan. Hal ini turut didukung oleh kesiapsiagaan jajaran Kepolisian Resor Jepara, Polda Jawa Tengah, yang melibatkan personel dalam Operasi Lilin Candi 2025 untuk mengamankan pelaksanaan ibadah di sejumlah gereja.
Sejak sore hari, aparat kepolisian mulai menempati pos-pos pengamanan yang telah ditentukan. Personel ditempatkan di titik-titik penting seperti pintu masuk rumah ibadah, area parkir, hingga jalur akses menuju gereja.
Pengamanan ini bertujuan mencegah potensi gangguan kamtibmas serta memastikan seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan tertib dan nyaman.
Kasubsipenmas Sihumas Polres Jepara Ipda Eko Adi Prayitno, selaku Kasatgas Humas Operasi Lilin Candi 2025, menjelaskan bahwa keterlibatan Polri dalam pengamanan ibadah Natal merupakan bentuk pelayanan dan penghormatan terhadap hak masyarakat dalam menjalankan kegiatan keagamaan.
Menurutnya, kehadiran polisi bukan hanya menjaga keamanan fisik, tetapi juga menghadirkan rasa tenang bagi jemaat yang sedang beribadah.
“Kami hadir untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Natal tanpa rasa khawatir. Polri ingin menciptakan suasana yang damai, aman, dan kondusif sehingga umat Kristiani dapat merayakan Natal dengan penuh sukacita,” ujar Ipda Eko, Sabtu (27/12/2025).
Selain penjagaan statis, petugas juga menggelar patroli mobile di sekitar kawasan gereja maupun lokasi rawan kerumunan.
Dalam pelaksanaan tugas, anggota Polres Jepara menerapkan pendekatan humanis, menyapa jemaat, memberi imbauan keamanan, serta berkoordinasi dengan pengurus gereja untuk memastikan seluruh prosedur berjalan baik.
Langkah ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara aparat keamanan dan masyarakat untuk menciptakan harmoni dalam perayaan keagamaan.
Hingga ibadah Natal selesai dilaksanakan, situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Jepara terpantau aman dan tetap kondusif.
Para jemaat serta pengurus gereja menyampaikan apresiasi atas perhatian dan perlindungan yang diberikan Polri selama kegiatan berlangsung.
Ipda Eko menambahkan bahwa pengamanan kegiatan keagamaan merupakan bagian dari komitmen Polri menjaga toleransi, kerukunan antarumat beragama, serta memperkuat rasa persaudaraan di tengah masyarakat.
Ia menegaskan bahwa pengamanan akan terus ditingkatkan hingga seluruh rangkaian Natal dan Tahun Baru usai.
“Polri senantiasa berupaya memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kami berharap perayaan Natal dan Tahun Baru 2025 di Jepara berjalan aman tanpa gangguan,” tutupnya. (ks)






