JEPARA, Kabarjateng.id — Masyarakat Dukuh Krajan menggelar pengajian umum dalam rangka Haul Mbah Dewi Suminah dan Haul Dukuh Krajan dengan penuh khidmat dan kebersamaan.
Kegiatan itu berlangsung di pepunden Mbah Dewi Suminah, Dukuh Krajan, Desa Bringin, Kecamatan Batealit, Jepara, Jawa Tengah.
Tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa, pemuda, serta ratusan jamaah dari berbagai wilayah sekitar turut menghadiri acara tersebut.
Panitia membuka acara dengan pembacaan tahlil dan doa bersama untuk mengenang jasa serta perjuangan para leluhur, khususnya Mbah Dewi Suminah yang selama ini masyarakat hormati.
Warga terus menjaga kegiatan haul sebagai tradisi tahunan untuk menghormati para pendahulu sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Warga Bersatu Sukseskan Acara Haul
Ketua panitia Abdul Latif dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan pihak yang membantu sehingga acara berjalan lancar.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga, donatur, serta panitia yang telah bekerja sama demi suksesnya acara haul dan pengajian umum ini. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Dukuh Krajan Bringin,” ujar Abdul Latif.
Sementara itu, Petinggi Desa Bringin, Sumardi, dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk terus menjaga kekompakan dan melestarikan tradisi keagamaan yang para leluhur wariskan.
“Haul dan pengajian umum ini bukan hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah dan kebersamaan masyarakat. Mari kita terus menjaga kerukunan serta menghormati jasa para pendahulu,” ungkapnya.
Tausiyah Agama Perkuat Keimanan Jamaah
Pengajian umum berlanjut dengan tausiyah agama dari KH Akmal Salim asal Jepara.
Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah untuk meningkatkan keimanan, menjaga persaudaraan, serta meneladani akhlak baik para leluhur dalam kehidupan sehari-hari.
Suasana penuh kekhidmatan dan kebersamaan terlihat sepanjang acara hingga panitia menutupnya dengan doa bersama dan ramah tamah warga.
Masyarakat berharap kegiatan haul dan pengajian umum tersebut terus berlangsung setiap tahun sebagai tradisi yang membawa manfaat dan keberkahan. (Aries P)






Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.