JEPARA | Kabarjateng.id – Polres Jepara menggelar lomba melukis bagi siswa penyandang disabilitas sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Jumat (10/7/2026).
Kegiatan yang merupakan bagian dari program Mabes Polri tersebut menjadi wadah bagi anak berkebutuhan khusus untuk menyalurkan kreativitas sekaligus menunjukkan kemampuan mereka di bidang seni.
Salah satu peserta yang mengikuti lomba adalah Dafa Pramudia Perkasa, siswa SLB Negeri Jepara. Dengan penuh konsentrasi, Dafa menuangkan ide dan imajinasinya ke atas kanvas melalui perpaduan warna dan sapuan kuas di lingkungan Polres Jepara.
Kapolres Jepara melalui Kasi Humas AKP Dwi Prayitna mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri dalam memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, untuk mengembangkan potensi yang dimiliki.
“Kami mendukung penuh kegiatan ini sebagai bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Melalui lomba melukis ini, kami ingin memberikan ruang bagi siswa SLB Negeri Jepara untuk mengekspresikan bakatnya. Keterbatasan bukan penghalang untuk menghasilkan karya yang bernilai,” ujar AKP Dwi Prayitna.
Ia menjelaskan, karya yang dihasilkan peserta tidak hanya dinilai di tingkat daerah.
Lukisan terbaik akan dikirim ke Mabes Polri untuk mengikuti tahapan penilaian berikutnya dalam ajang yang sama.
“Hasil karya Ananda Dafa Pramudia Perkasa akan dikirim ke Mabes Polri sebagai perwakilan Polres Jepara dalam lomba tingkat nasional,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Polres Jepara berharap dapat meningkatkan rasa percaya diri para siswa berkebutuhan khusus, sekaligus memperkuat hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat melalui kegiatan yang inklusif dan humanis. (ks)






