TEGAL | Kabarjateng.id – Seorang pria berusia 66 tahun, Suwarno, ditemukan meninggal dunia di area persawahan Blok 10, Desa Sidamulya, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, Senin (31/8/2026).
Saat ditemukan, tubuh warga setempat tersebut mengalami luka bakar di sejumlah bagian.
Penemuan korban bermula ketika Suwarno tidak kunjung kembali ke rumah sejak Minggu (30/8/2026).
Keluarga yang merasa khawatir kemudian mencari keberadaannya. Dalam proses pencarian, sepeda motor milik korban ditemukan terparkir tidak jauh dari area persawahan.
Keluarga selanjutnya meminta bantuan pemerintah desa dan warga untuk menyisir lokasi.
Sekitar pukul 09.00 WIB, korban akhirnya ditemukan di area tanaman tebu dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Warureja bersama Unit Inafis Satreskrim Polres Tegal dan tenaga medis dari Puskesmas Warureja mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.
Kapolsek Warureja AKP Bambang Marsudiyanto, S.H., mengatakan hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya indikasi kekerasan pada tubuh korban.
“Dari pemeriksaan tim medis Puskesmas Warureja dan Unit Inafis Satreskrim Polres Tegal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Setelah pemeriksaan selesai, korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada keluarga,” kata Bambang.
Di sekitar lokasi, petugas mendapati adanya bekas lahan yang terbakar.
Polisi juga menemukan 16 botol berisi air dengan ukuran berbeda yang disimpan dalam karung dan digantungkan pada sepeda motor milik korban.
Sepeda motor tersebut ditemukan sekitar 100 meter dari titik lokasi korban ditemukan.
Keterangan keluarga menyebutkan Suwarno sebelumnya mengalami cedera pada bagian kaki dan telah menjalani operasi.
Pihak keluarga juga menyatakan tidak menghendaki proses autopsi terhadap jenazah.
Berdasarkan temuan awal di lapangan, korban diduga tengah melakukan pembakaran lahan.
Polisi menduga Suwarno kemudian berusaha mengendalikan atau memadamkan api, tetapi mengalami kendala hingga akhirnya tidak mampu menyelamatkan diri.
Meski demikian, kepolisian tetap melakukan penanganan sesuai prosedur untuk memastikan kronologi kejadian berdasarkan hasil pemeriksaan dan fakta yang ditemukan di lokasi.
Dalam penanganan kasus tersebut, Polsek Warureja telah melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan sejumlah saksi, berkoordinasi dengan Unit Inafis Satreskrim Polres Tegal dan Puskesmas Warureja, serta mendokumentasikan seluruh temuan untuk dilaporkan kepada pimpinan. (Muhrodi)






