DEMAK, Kabarjateng.id – Polres Demak menggandeng ulama dan tokoh masyarakat untuk menjaga Kamtibmas tetap aman saat malam takbir Idul Fitri 1447 Hijriah melalui silaturahmi bersama.
Kapolres Demak AKBP Samel menemui Ketua MUI KH. Abdullah Arief Cholil dan Ketua PCNU KH. Muhammad Aminudin pada Selasa (17/3/2026) untuk memperkuat sinergi menjaga keamanan daerah.
Ulama Tekankan Takbiran Sesuai Syariat
KH. Abdullah Arief Cholil menegaskan pentingnya mengisi malam takbiran sesuai ajaran Rasulullah SAW, terutama bagi generasi muda agar memahami makna ibadah dengan benar.
Ia menjelaskan, takbiran menjadi sarana syiar Islam sekaligus ungkapan rasa syukur setelah umat Muslim menyelesaikan ibadah puasa Ramadan.
Ia mengajak masyarakat memperbanyak takbir, tahmid, dan tahlil di masjid, mushala, maupun lingkungan sekitar dengan suasana tertib, khusyuk, dan penuh kekhidmatan.
Takbiran Damai Jadi Teladan Kota Wali
KH. Muhammad Aminudin juga menilai malam takbiran sebagai momentum untuk mengagungkan asma Allah sekaligus memperkuat nilai keagamaan dalam kehidupan masyarakat.
Menurutnya, tradisi takbiran idul fitri di Demak sebagai Kota Wali harus menjadi contoh dengan menghadirkan suasana damai, sejuk, dan mencerminkan akhlakul karimah.
Ia mengajak masyarakat merayakan malam takbiran dengan tertib, menjaga keamanan, serta mengedepankan nilai kebajikan dalam kehidupan sosial sehari-hari.
Polres Ajak Warga Jaga Kondusivitas
Kapolres Demak AKBP Samel mengimbau masyarakat ikut menjaga Kamtibmas agar tetap kondusif selama malam takbiran berlangsung di seluruh wilayah.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan ulama untuk menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat di Kabupaten Demak.
AKBP Samel berharap dukungan dan doa dari para kiai serta tokoh agama mampu memperkuat upaya kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.
Imbauan Bijak Rayakan Takbiran
Ia juga mengajak para pemuda merayakan malam takbiran secara bijak, santun, dan penuh tanggung jawab demi menjaga kenyamanan bersama.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan konvoi berlebihan, menyalakan petasan, atau melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
AKBP Samel menegaskan masyarakat perlu menjaga suasana malam takbiran tetap aman, tertib, dan kondusif demi kenyamanan seluruh warga. (liem)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.