BREBES, Kabarjateng.id – Situasi internal PDI Perjuangan Kabupaten Brebes pascapelaksanaan Konferensi Cabang (pascaKonfercab) menetapkan Cahrudin sebagai ketua DPC masih menjadi perhatian publik.
Sejumlah kader dan simpatisan menyampaikan pandangan kritis jalannya forum pengambilan keputusan tingkat cabang itu.
Menjunjung Nilai Organisasi
Merespons dinamika ini, Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPC PDI Perjuangan Brebes, Bagus Handoko, menyampaikan ajakan agar menyikapi dengan kepala dingin, menjunjung tinggi nilai-nilai organisasi.
Menurut Handoko, perbedaan pendapat pascakonfercab merupakan hal yang lumrah dalam partai politik besar seperti PDI Perjuangan.
Namun, ia mengingatkan agar dinamika tidak berkembang menjadi konflik panjang yang melemahkan soliditas partai.
“Setiap organisasi pasti memiliki dinamika. Yang penting adalah bagaimana perbedaan perlu sikap dewasa dan tidak dengan perpecahan,” kata Bagus Handoko, Minggu (18/1/2026).
Ia menekankan bahwa seluruh persoalan internal seharusnya selesai melalui mekanisme partai, dengan tetap menjunjung etika politik dan semangat kebersamaan.
Kedewasaan dalam berorganisasi, lanjutnya, menjadi kunci menjaga marwah partai di mata masyarakat.
Handoko juga mengingatkan bahwa fokus utama PDI Perjuangan bukanlah konflik internal antarkader, melainkan perjuangan menghadapi berbagai persoalan rakyat.
Isu kemiskinan, ketimpangan sosial, dan ketidakadilan masih menjadi tantangan besar yang membutuhkan kerja nyata seluruh elemen partai.
“Energi dan pikiran kader seharusnya dicurahkan untuk memperjuangkan kepentingan rakyat kecil, bukan saling berhadapan sesama keluarga partai,” tegasnya.
Selain itu, ia mendorong para senior dan tokoh partai agar mengambil peran sebagai penyejuk dan penjaga nilai-nilai perjuangan.
Menurutnya, sikap dan keteladanan para sesepuh akan sangat menentukan arah dan karakter kader di tingkat bawah.
“PDI Perjuangan dibangun melalui pengorbanan panjang para pendahulu. Karena itu, partai ini harus dijaga dengan sikap bijak, bertanggung jawab, dan berlandaskan ideologi perjuangan,” ujarnya.
Menutup pernyataannya, Bagus Handoko mengajak seluruh kader dan simpatisan PDI Perjuangan di Brebes untuk tetap menjaga persatuan, soliditas, serta loyalitas terhadap keputusan partai yang sah.
“Dengan kebersamaan, kekompakan, dan loyalitas, PDI Perjuangan akan tetap kuat dalam menjalankan tugasnya memperjuangkan aspirasi rakyat,” pungkasnya. (wb)






