BOYOLALI | kabarjateng.id – Kepedulian terhadap warga yang mulai terdampak musim kemarau ditunjukkan Polres Boyolali dengan menyalurkan bantuan air bersih di Kecamatan Wonosegoro, Jumat (24/7/2026).
Kegiatan ini dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Boyolali, BPBD, PMI, serta Perumda Air Minum guna membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air.
Distribusi air bersih dipusatkan di dua desa, yakni Desa Kauman dan Desa Bojong.
Bantuan tersebut menyasar warga yang mulai merasakan dampak berkurangnya ketersediaan air akibat musim kemarau.
Penyaluran dipimpin Wakapolres Boyolali Kompol Novillia Andrias Lio Kurniasih, S.H., M.H., mewakili Kapolres Boyolali.
Turut mendampingi jajaran pejabat utama Polres Boyolali, Camat Wonosegoro, unsur TNI, BPBD, PMI, pemerintah desa, hingga petugas distribusi air bersih.
Rombongan terlebih dahulu mengirimkan bantuan ke Dukuh Cekelan, Desa Kauman, sebelum melanjutkan penyaluran ke Desa Bojong.
Kehadiran mobil tangki air disambut antusias masyarakat yang selama beberapa waktu terakhir mulai mengalami keterbatasan air untuk kebutuhan sehari-hari.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Boyolali menegaskan bahwa kepolisian tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir melalui aksi sosial untuk membantu warga yang membutuhkan, termasuk saat terjadi bencana maupun dampak musim kemarau.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Boyolali AKP Winarsih, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Polres Boyolali dengan pemerintah daerah serta berbagai instansi terkait sebagai upaya meringankan beban masyarakat yang terdampak kekeringan.
Menurutnya, sinergi lintas sektor akan terus diperkuat agar bantuan kemanusiaan dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Polres Boyolali berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat, baik dalam menjaga situasi kamtibmas maupun melalui kegiatan kemanusiaan seperti penyaluran air bersih. Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan akan terus ditingkatkan agar bantuan tersalurkan secara efektif dan tepat sasaran,” ujar AKP Winarsih. (ar)






