Menu

Mode Gelap
 

Pendidikan

Mars MTQ Bergema dari SDN Petompon 02, Murid Ikut Ukir Rekor MURI Kota Semarang

badge-check


					Mars MTQ Bergema dari SDN Petompon 02, Murid Ikut Ukir Rekor MURI Kota Semarang Perbesar

SEMARANG | Kabarjateng.id – Suara Mars MTQ menggema dari halaman SD Negeri Petompon 02, Sabtu (12/9/2026) malam. Puluhan murid dan warga sekolah mengikuti Pancaran Ilahi Gema MTQ XXXI secara daring, sekaligus menjadi bagian dari gerakan besar Kota Semarang dalam upaya memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Sejak pukul 18.30 WIB, murid bersama guru dan warga sekolah telah berkumpul di halaman sekolah.

Dengan mengenakan seragam yang telah ditentukan, mereka mengikuti rangkaian kegiatan yang disiarkan secara daring dari pusat kegiatan.

Bagi SD Negeri Petompon 02, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial.

Para murid turut menjadi bagian dari peristiwa besar yang melibatkan satuan pendidikan dan berbagai unsur masyarakat di Kota Semarang.

Puncak kegiatan berlangsung saat peserta secara serentak menyanyikan Mars MTQ.

Dari halaman SD Negeri Petompon 02, suara para siswa berpadu dengan peserta dari sekolah-sekolah lain di seluruh Kota Semarang.

Aksi tersebut merupakan bagian dari upaya pemecahan rekor MURI melalui kegiatan menyanyikan Mars MTQ secara massal.

Sekitar 198.000 warga ditargetkan ambil bagian dalam kegiatan tersebut, menjadikan agenda ini sebagai salah satu kegiatan kolaboratif terbesar dalam rangkaian MTQ XXXI di Kota Semarang.

Kepala SD Negeri Petompon 02, Bayu Wijayama, mengatakan keikutsertaan sekolah menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan besar yang melibatkan masyarakat Kota Semarang.

“Kami sangat mendukung keterlibatan SD Negeri Petompon 02 dalam kegiatan ini. Murid mendapatkan pengalaman yang berharga karena mereka tidak hanya mengikuti kegiatan di sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari sebuah kegiatan besar yang melibatkan banyak sekolah dan masyarakat di Kota Semarang,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai kebersamaan kepada peserta didik.

Murid dapat melihat secara langsung bahwa sebuah kegiatan besar dapat terwujud melalui keterlibatan banyak pihak.

Hal senada disampaikan guru SD Negeri Petompon 02, Iqbal Fauzi. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman yang berbeda bagi para murid.

“Yang menarik adalah murid bisa merasakan bahwa suara mereka menjadi bagian dari suara yang jauh lebih besar. Mereka berada di halaman sekolah, tetapi pada saat yang sama terhubung dengan sekolah-sekolah lain di seluruh Kota Semarang dalam satu kegiatan yang sama,” katanya.

Ia menilai momentum tersebut menjadi pembelajaran kontekstual bagi murid.

Mereka tidak hanya belajar dari buku dan ruang kelas, tetapi juga memperoleh pengalaman menjadi bagian dari sebuah kegiatan bersama yang melibatkan masyarakat luas.

Antusiasme juga dirasakan para murid. Farelio, siswa kelas 5B SD Negeri Petompon 02, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut bersama teman-temannya.

“Saya senang bisa ikut menyanyikan Mars MTQ bersama teman-teman. Walaupun kami berada di sekolah, rasanya seperti menyanyi bersama dengan banyak orang dari sekolah lain di Kota Semarang,” ujar Farelio.

Kegiatan menyanyikan Mars MTQ secara serentak tersebut selanjutnya menjadi bagian dari proses verifikasi untuk pencatatan rekor MURI.

Tim verifikasi melakukan pengecekan data dan pelaksanaan di berbagai titik kegiatan.

Keikutsertaan SD Negeri Petompon 02 menunjukkan bahwa sekolah tidak berdiri sendiri dalam sebuah kegiatan berskala kota.

Dari halaman sekolah, para murid turut mengambil bagian dalam gerakan bersama yang mempertemukan ribuan peserta dari berbagai satuan pendidikan.

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Gebyar Bumiayu Fair 2026 Resmi Ditutup, Ribuan Pengunjung Meriahkan Malam Terakhir di Lapangan Asri Bumiayu

13 September 2026 - 10:04 WIB

Polres Kendal Genjot Literasi AI, 4.367 Pelajar Berhasil Kantongi Sertifikat

13 September 2026 - 08:22 WIB

Tinjau Bazar MTQ, Gus Yasin Mendadak Jadi Pelanggan Cukur Gratis

13 September 2026 - 08:15 WIB

135 Pereli Siap Taklukkan Trek Ekstrem 5,5 Km di Batang

13 September 2026 - 08:08 WIB

Menag Nasaruddin Umar Dorong Standar Penilaian MTQ Indonesia Jadi Rujukan Internasional

13 September 2026 - 07:59 WIB

Warga Bersihkan Kebun, Temukan Pria Misterius Meninggal di Bawah Jembatan Tengaran

13 September 2026 - 07:47 WIB

Trending di Daerah