SEMARANG, Kabarjateng.id – Di tengah rutinitas pekerjaan yang penuh rapat, laporan, dan pelayanan air bersih, tiga pegawai PDAM Kota Semarang menemukan cara unik untuk melepas penat. Mereka membentuk sebuah band dengan nama sederhana namun penuh makna, Sepulang Kantor.
Band ini digawangi oleh Hanif yang merangkap sebagai vokalis sekaligus bassis, Azka yang setia di balik drum, serta Haidar yang mengisi gitar.
Ide nama mereka lahir dari kebiasaan sederhana: waktu bermusik hanya dimulai setelah jam kerja usai.
Dari sekadar jamming santai, akhirnya terbentuklah identitas band yang kini mulai dikenal.
“Musik hadir sebagai cara kami untuk melepas stres setelah seharian bekerja. Biar besok kembali semangat dan kerja lebih optimal,” ujar Hanif saat ditemui, Minggu (14/9).
Baginya, musik bukan hanya hobi, melainkan vitamin yang menambah energi.
Langkah perdana mereka cukup berani. Sepulang Kantor mengunggah cover lagu “Starlight” milik Muse ke Instagram.
Tak disangka, video tersebut ditonton lebih dari 3.000 kali dan mendapat banyak komentar positif. Pencapaian itu membuat mereka semakin percaya diri untuk terus berkarya.
Meskipun baru terbentuk, band ini sudah menaruh cita-cita besar. Mereka ingin menghadirkan karya orisinal yang bisa menjadi warna baru dari Semarang.
“Ke depan, kami berencana menulis lagu sendiri. Harapannya, bisa memberi inspirasi bahwa kreativitas bisa tumbuh di mana saja, bahkan dari meja kantor,” tambah Hanif.
Energi segar dari tiga pekerja kantoran ini menjadi bukti bahwa rutinitas harian tidak selalu membatasi kreativitas.
Justru dari kesederhanaan itulah lahir semangat baru yang patut dinantikan dalam perjalanan musik mereka. (day)






