Menu

Mode Gelap
 

Headline

Tersangka Penggelapan Mobil yang Akan Disalon Berhasil Ditangkap Sat Reskrim Polres Banjarnegara

badge-check


					Tersangka Penggelapan Mobil yang Akan Disalon Berhasil Ditangkap Sat Reskrim Polres Banjarnegara Perbesar

BANJARNEGARA, Kabarjateng.id – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Banjarnegara berhasil mengungkap kasus penggelapan mobil merk Nissan Serena warna putih yang dilakukan oleh tersangka berinisial BA (29), warga Kelurahan Semarang, Banjarnegara.

Korban dalam kasus ini adalah MT (47), warga Kelurahan Krandegan, Banjarnegara. Kasus ini bermula saat korban mengantarkan mobilnya ke bengkel milik tersangka untuk disalonkan, namun kendaraan tersebut justru digelapkan.

Kejadian ini berlangsung pada Senin, 13 Mei 2024, sekitar pukul 15.30 WIB di Rumah Makan Penyet 88 Banjarnegara.

Kapolres Banjarnegara, AKBP Erick Budi Santoso, SH, SIK, MH melalui Kasat Reskrim Polres Banjarnegara, AKP Sugeng Tugino, SH, MM, menjelaskan bahwa kasus ini berawal pada Selasa, 20 Februari 2024, ketika korban bersama rekannya mengantarkan mobil tersebut ke bengkel tersangka dengan tujuan disalonkan.

Awalnya, kesepakatan antara korban dan tersangka adalah bahwa proses penyalonan akan memakan waktu tiga hari.

Namun, hingga 23 Maret 2024, mobil tersebut belum juga selesai dikerjakan, sehingga korban mulai curiga.

Kecurigaan ini semakin kuat ketika pada Senin, 13 Mei 2024, sekitar pukul 15.30 WIB, istri korban melihat mobil tersebut terparkir di Rumah Makan Penyet 88.

Setelah menerima informasi tersebut, korban segera mendatangi lokasi dan menemukan mobilnya bersama seseorang yang mengaku bernama S.

Setelah ditanya oleh korban, S mengungkapkan bahwa mobil tersebut telah digunakan oleh tersangka sebagai jaminan untuk meminjam uang sebesar Rp 35 juta.

Menyadari adanya indikasi penggelapan, korban segera melaporkan kejadian ini ke Polres Banjarnegara.

Setelah melakukan penyelidikan, petugas Sat Reskrim berhasil menangkap tersangka di rumahnya di Kelurahan Semarang pada 5 Agustus 2024.

Proses penangkapan berlangsung tanpa perlawanan dari tersangka.

Menurut AKP Sugeng Tugino, korban mengalami kerugian materiil sebesar Rp 250 juta.

Tersangka diduga menggunakan modus menggadaikan barang milik orang lain untuk mendapatkan uang.

Berdasarkan pemeriksaan saksi dan barang bukti yang disita, tersangka dijerat Pasal 372 KUHP tentang penggelapan dan/atau Pasal 378 KUHP tentang penipuan, dengan ancaman hukuman hingga empat tahun penjara.

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam mempercayakan barang berharga kepada pihak lain, terutama dalam konteks yang melibatkan transaksi informal. (ajp)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Pangdam IV/Diponegoro Tutup Lomba Pleton Tangkas 2026, Yonif 400/BR Raih Juara Umum

31 Juli 2026 - 20:37 WIB

Bupati Brebes Dorong Sinergi CSR Rumah Sakit untuk Perkuat Layanan Ibu Hamil dan Tekan Stunting

31 Juli 2026 - 20:15 WIB

UPT DPU Bumiayu Verifikasi Jalan Prioritas, Siapkan Usulan Penanganan Infrastruktur Tahun 2027

31 Juli 2026 - 19:59 WIB

PMI Jateng Diminta Perkuat Respons Bencana, Ahmad Luthfi: Harus Jadi Garda Terdepan

31 Juli 2026 - 18:50 WIB

Samsat Corner Juwana Resmi Beroperasi, Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Mudah

31 Juli 2026 - 18:22 WIB

Polres Semarang Pastikan Tidak Ada Kebakaran Hutan di Pringapus, Hotspot SIPONGI Berasal dari Bekas Pembakaran Rumput

31 Juli 2026 - 15:47 WIB

Trending di Daerah