Menu

Mode Gelap
 

Headline · 6 Agu 2025 21:33 WIB

Polres Semarang Gelar Gerakan Pangan Murah, Ringankan Beban Masyarakat


					Polres Semarang Gelar Gerakan Pangan Murah, Ringankan Beban Masyarakat Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Guna mendukung program pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan, Polres Semarang melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah pada Rabu, 6 Agustus 2025.

Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Keji, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.

Sebanyak 1,5 ton beras jenis SPHP disalurkan dalam kegiatan ini, dengan skema penjualan terjangkau kepada warga setempat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kanit II Satreskrim Polres Semarang, IPDA Ardi Sanditya, S.H., M.H., bersama Kepala Desa Keji, Siswanto, perangkat desa, dan masyarakat sekitar yang menyambut acara ini dengan penuh antusias.

Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Semarang untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Hal ini disampaikan usai dirinya meninjau kegiatan penanaman jagung di Pondok Pesantren Tahfidz Daarul Qur’an Keji, Ungaran.

“Dalam kegiatan ini, kami mendistribusikan total 300 sak beras dengan ukuran masing-masing 5 kilogram. Distribusi dilakukan dalam dua kloter, yaitu 200 sak pada kloter pertama dan 100 sak di kloter kedua. Harga per sak kami tetapkan Rp57.500, jauh lebih rendah dibanding harga pasar yang berkisar antara Rp65.000 hingga Rp75.000 per sak,” jelas Kapolres.

Lebih lanjut ia menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah ini bertujuan memberikan akses pangan terjangkau kepada masyarakat di tengah fluktuasi harga dan pasokan di pasaran.

“Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan pokok masyarakat, khususnya beras, tetap dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat. Salah satunya, Diah (35), warga Desa Keji, mengungkapkan rasa syukurnya.

“Harga beras di pasaran masih tinggi. Dengan adanya kegiatan ini, kami merasa sangat terbantu. Terima kasih kepada Polres Semarang dan perangkat desa yang telah memfasilitasi,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, setiap warga diperbolehkan membeli maksimal dua sak beras. Animo masyarakat pun sangat tinggi, terbukti dengan habisnya seluruh stok beras yang disiapkan sebanyak 1,5 ton dalam waktu singkat.

Polres Semarang berkomitmen untuk terus mendukung program ketahanan pangan melalui kegiatan serupa di wilayah-wilayah lain di Kabupaten Semarang.

Gerakan ini tidak hanya membantu menekan harga pangan, tetapi juga memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi. (ar)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Dukung Ruwatan Silayur, Sarif Abdillah Ajak Warga Lestarikan Tradisi dan Nilai Spiritual

16 April 2026 - 12:44 WIB

Ketua LSM Forlindo Jaya Soroti Pemeriksaan 63 ASN, Desak KPK Perluas Arah Penyidikan

16 April 2026 - 11:28 WIB

Polsek Madukara Ringkus Pelaku Curanmor dalam Dua Hari, Motor Guru Juri Pramuka Berhasil Diamankan

16 April 2026 - 11:11 WIB

Kurang Fokus di Jalan, Pemotor Tabrak Truk Hino di Soekarno Hatta Argomulyo Salatiga

16 April 2026 - 10:19 WIB

Viral Truk Overload, Satlantas Polres Semarang Turun Tangan dan Beri Sanksi Tegas

16 April 2026 - 06:48 WIB

Dukung Program Bangga Kencana, Sekda Jateng Ajak Perkuat Peran Keluarga

16 April 2026 - 06:27 WIB

Trending di KABAR JATENG