Menu

Mode Gelap
 

Headline · 15 Jun 2025 19:42 WIB

Peringatan Hari Bhayangkara ke-79, Polres Klaten Bersama PSHT Gelar Bakti Sosial dan Berbagi Bansos


					Peringatan Hari Bhayangkara ke-79, Polres Klaten Bersama PSHT Gelar Bakti Sosial dan Berbagi Bansos Perbesar

KLATEN, Kabarjateng.id – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025 sekaligus mendukung pelaksanaan kegiatan pendadaran PSHT Parluh 16 Cabang Klaten, Polres Klaten bersama organisasi PSHT P16 menyelenggarakan kegiatan bakti sosial dan penyaluran bantuan sosial.

Kegiatan ini digelar pada Minggu (15/6/2025) di Lapangan Krido Buono, Desa Tlogo, Kecamatan Prambanan.

Aksi sosial tersebut merupakan kelanjutan dari pengamanan pendadaran PSHT Parluh 17 yang sebelumnya dilaksanakan di Kecamatan Jogonalan.

Dengan mengusung semangat “Polri untuk Masyarakat,” kegiatan ini dirancang untuk memperkuat sinergi antara aparat kepolisian dan unsur masyarakat, khususnya perguruan silat, melalui pendekatan yang humanis dan solutif.

Bakti sosial dilakukan dengan membersihkan tiga masjid yang berada di wilayah Desa Tlogo, yakni Masjid Baiturrahman di Dukuh Pemukti Baru, Masjid Miftahul Jannah (LDII) di Sidodadi, dan Masjid Nurul Huda.

Selain itu, bantuan sosial berupa paket sembako dan peralatan kebersihan turut diserahkan kepada para pengurus masjid.

Kapolres Klaten, AKBP Nur Cahyo A.P., menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pengamanan, tetapi juga upaya membangun kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat.

“Dalam setiap kegiatan pengamanan, khususnya yang melibatkan organisasi kemasyarakatan seperti perguruan silat, kami berupaya menyisipkan kegiatan sosial agar Polri lebih dekat dan hadir dalam kehidupan masyarakat secara nyata,” ucap Kapolres.

Adapun bantuan yang diberikan meliputi beras, minyak goreng, gula, teh, kopi, mie instan, serta alat-alat kebersihan seperti sapu, pel lantai, lap kaca, dan cairan pembersih.

Senada dengan hal tersebut, Kapolsek Prambanan, AKP Nyoto, menambahkan bahwa pendekatan kolaboratif seperti ini menjadi strategi penting dalam menjaga ketertiban, sekaligus menciptakan rasa aman yang bersifat partisipatif dan inklusif.

“Dengan pendekatan yang lebih mengedepankan sisi kemanusiaan, pelaksanaan pendadaran PSHT P16 dapat berlangsung lancar, tertib, dan kondusif. Suasana yang tercipta pun menjadi lebih rukun, guyub, dan penuh semangat gotong royong,” terangnya.

Keberhasilan pengamanan di dua lokasi berbeda ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Klaten dalam menjaga stabilitas keamanan dengan cara-cara persuasif.

Diharapkan, model pengamanan seperti ini dapat menjadi contoh dalam menciptakan situasi yang damai dan berorientasi pada nilai sosial, selaras dengan semangat Hari Bhayangkara tahun ini. (ar)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

KPK Gandeng Pemkab Pati Perkuat Sistem, Tekan Celah Korupsi dari Hulu ke Hilir

18 April 2026 - 13:04 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ajak Kadin Bergerak Tekan Kemiskinan Ekstrem

18 April 2026 - 09:10 WIB

Dunia Pers Kehilangan, Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

18 April 2026 - 06:36 WIB

Kapolres Kendal Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional 2026, Tekankan Profesionalisme dan Integritas

17 April 2026 - 23:23 WIB

Polemik Kepengurusan PSHT, Pusat Madiun Siapkan Gugatan dan Laporan Pidana

17 April 2026 - 22:49 WIB

Dari Mimbar ke Aksi Nyata: KPK Perkuat Gerakan Antikorupsi Berbasis Nilai Keagamaan

17 April 2026 - 20:06 WIB

Trending di Daerah