Menu

Mode Gelap
 

Headline

Pengalaman Pimpin Solo Safari, Bimo Siap Tingkatkan Semarang Zoo

badge-check


					Pengalaman Pimpin Solo Safari, Bimo Siap Tingkatkan Semarang Zoo Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Awal Oktober 2024, Bimo Wahyu Widodo resmi menjabat sebagai Direktur PT Taman Satwa Semarang (Semarang Zoo), menggantikan Choirul Awaludin.

Sebelumnya, Bimo merupakan Direktur Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ), yang kini dikenal sebagai Solo Safari, sejak Januari 2023.

Ia memimpin TSTJ dari Mei 2015 hingga Mei 2023, dan kini berkomitmen untuk melanjutkan serta memperkuat perbaikan yang telah dilakukan oleh pendahulunya di Semarang Zoo.

“Rencana pengembangan sudah tersedia, saya hanya tinggal melanjutkannya,” ungkap Bimo saat diwawancarai di kantornya pada Minggu (6/10/2024).

Bimo menjelaskan bahwa konsep pengembangan Semarang Zoo sudah disesuaikan dengan standar kebun binatang modern, namun ia menekankan bahwa masih terbuka ruang untuk inovasi sesuai kebutuhan yang muncul di masa depan.

Meskipun demikian, Bimo menyoroti bahwa tantangan utama dalam pengembangan ini adalah keterbatasan modal yang diperlukan untuk merealisasikan berbagai rencana.

“Kendalanya memang di modal, tapi ini adalah tantangan yang harus kita atasi. Saat ini, fokus kami pada perbaikan kecil terlebih dahulu,” jelasnya.

Pada Jumat (4/10/2024), Semarang Zoo dikunjungi oleh tim penilai dari Lembaga Konservasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, tim independen, serta Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk mengevaluasi kondisi dan mencari potensi perbaikan.

“Kunjungan ini sangat penting sebagai bagian dari evaluasi. Kami memiliki tiga fungsi utama di sini: konservasi, edukasi, dan pariwisata. Tantangan terbesarnya adalah bagaimana mengelola ketiganya secara seimbang,” tambah Bimo.

Choirul Awaludin, dalam pernyataan terakhirnya sebagai direktur, menyatakan harapannya agar Semarang Zoo terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Jika ke depan kebun binatang ini lebih baik, saya akan sangat bangga,” ujarnya.

Choirul, yang memimpin Semarang Zoo di masa sulit selama pandemi Covid-19, mengakui bahwa berbagai perbaikan berhasil meningkatkan jumlah pengunjung.

Di antaranya, pembangunan kantor dan gerbang baru memberikan dampak signifikan pada peningkatan fasilitas dan daya tarik.

Ia juga berharap koleksi satwa eksotis dari Afrika, seperti jerapah dan singa, bisa bertambah, karena satwa-satwa tersebut memiliki daya tarik besar bagi pengunjung, terutama anak-anak.

“Kehadiran hewan-hewan eksotis ini sangat diminati oleh pengunjung, khususnya anak-anak yang ingin melihatnya secara langsung,” ujar Choirul.

Selain itu, ia berharap pengelola baru dapat memperkenalkan program-program inovatif. (arh)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Kodim 0728/Wonogiri Peringati Maulid Nabi, Perkuat Keimanan dan Kebersamaan

27 Agustus 2026 - 21:17 WIB

Viral di Media Sosial, Polisi Cegah Dugaan Duel Pelajar Bersenjata Celurit di Ambarawa

27 Agustus 2026 - 21:07 WIB

Polres Tegal Gerak Cepat Tindak Laporan Tawuran, Lima Remaja Diamankan

27 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Maulid Nabi Muhammad SAW, SMK Ma’arif NU 1 Paguyangan Teguhkan Keteladanan Rasulullah

27 Agustus 2026 - 19:19 WIB

Peringati Maulid Nabi, Polres Demak Perkuat Pembinaan Moral dan Integritas Personel

27 Agustus 2026 - 17:53 WIB

Kodim Batang Bersama Lintas Sektor Bersihkan Kasepuhan, Antisipasi Banjir

27 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Trending di Berita TNI