DEMAK | Kabarjateng.id – Polres Demak memanfaatkan momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 2026 untuk meningkatkan pembinaan spiritual sekaligus memperkuat karakter dan integritas anggota.
Kegiatan pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) tersebut berlangsung di Masjid Uswatun Hasanah Polres Demak, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan dihadiri Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra bersama jajaran pejabat utama, personel Polres Demak, serta Pengurus Bhayangkari Cabang Demak.
Dalam kegiatan tersebut, KH Ahmad Jauhari memberikan tausiah yang mengajak seluruh peserta menjadikan kehidupan dan akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dalam menjalankan kehidupan maupun tugas sebagai anggota kepolisian.
Binrohtal tidak hanya menjadi bagian dari agenda keagamaan, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan personel.
Pembinaan tersebut diharapkan mampu membentuk anggota yang memiliki keteguhan sikap, kejujuran, kesabaran, serta rasa tanggung jawab dalam melaksanakan tugas.
Keteladanan Rasulullah SAW juga dinilai relevan dengan tugas kepolisian yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Karena itu, nilai keadilan, kejujuran, kesabaran, dan kepedulian diharapkan tercermin dalam setiap bentuk pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra mengatakan pembinaan rohani dan mental merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas moral anggota.
Menurutnya, kekuatan spiritual dapat menjadi landasan bagi personel dalam menghadapi berbagai tantangan selama menjalankan tugas.
“Melalui kegiatan Binrohtal ini, kami berharap seluruh personel semakin istiqomah dan bertakwa kepada Allah SWT, sehingga mampu menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya,” ujar AKBP Samel.
Ia menegaskan bahwa nilai-nilai agama hendaknya tidak hanya dipahami dalam kegiatan pembinaan, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama saat anggota menjalankan tugas dan berinteraksi dengan masyarakat.
“Keteladanan Nabi Muhammad SAW hendaknya menjadi pedoman bagi setiap anggota dalam melaksanakan tugas, dengan mengedepankan kejujuran, kesabaran, keadilan, serta sikap humanis. Dengan landasan iman dan ketakwaan, anggota diharapkan mampu menjalankan tugas dengan baik, ikhlas, dan penuh tanggung jawab,” pungkasnya. (lim)






