SEMARANG, Kabarjateng.id — Program sosial bertajuk Pegadaian Mengetuk Pintu Langit kembali digelar oleh PT Pegadaian dengan menggandeng pelaku UMKM, sebagai upaya memperkuat kepedulian sosial sekaligus mendorong keberlangsungan usaha masyarakat kecil. Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah Semarang pada Jumat, 6 Maret 2026, dengan melibatkan berbagai pihak internal perusahaan.
Melalui kegiatan tersebut, bantuan berupa makanan siap saji telah disalurkan kepada warga sekitar kantor cabang, yang sebelumnya dibeli dari mitra binaan, nasabah, dan pelaku UMKM lokal. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk sinergi antara program sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Program Pegadaian Mengetuk Pintu Langit dirancang untuk menghadirkan manfaat ganda, di mana kebutuhan masyarakat dipenuhi sekaligus roda ekonomi pelaku usaha kecil tetap dijaga. Kegiatan ini pun diharapkan dapat menjadi solusi berkelanjutan dalam memperkuat ekosistem ekonomi berbasis kerakyatan.
Sejak awal pelaksanaan, kegiatan sosial ini telah diarahkan untuk memperluas dampak positif perusahaan kepada masyarakat sekitar. Dengan melibatkan UMKM secara langsung, manfaat ekonomi dinilai dapat dirasakan lebih luas dan merata.
Pemimpin Wilayah XI Semarang, Aries Aviani, bahwa kegiatan ini dijadikan momentum untuk mempererat hubungan antara Pegadaian dan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Melalui Pegadaian Mengetuk Pintu Langit, kami ingin hadir tidak hanya sebagai lembaga jasa keuangan, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat. Semoga bantuan ini membawa manfaat, kebahagiaan, dan keberkahan bagi kita semua,” ujarnya, Jumat 6 April 2026.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kehadiran perusahaan tidak hanya difokuskan pada layanan finansial, melainkan juga pada aspek sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Bantuan makanan siap saji telah diserahkan secara langsung kepada masyarakat di sekitar kantor cabang oleh karyawan yang telah ditunjuk. Penyaluran tersebut dilakukan dengan pendekatan humanis dan penuh kepedulian, sehingga interaksi antara perusahaan dan masyarakat dapat terjalin lebih erat.
“Kegiatan penyaluran dilakukan di Cabang Jogoyudan unit Sentolo,” tambahnya.
Ia menambahkan, pembelian makanan dilakukan dari mitra binaan dan pelaku UMKM, dukungan nyata terhadap keberlangsungan usaha kecil telah diwujudkan. Program ini tidak hanya difokuskan pada pemberian bantuan, tetapi juga pada penguatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
“Peran UMKM dalam kegiatan ini dinilai strategis, karena selain menjadi penyedia kebutuhan bantuan, mereka juga memperoleh manfaat ekonomi langsung dari program tersebut. Dengan demikian, roda usaha tetap berputar di tengah berbagai tantangan ekonomi,'” ujarnya.
Lebih lanjut, kedepan kegiatan sosial ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui konsistensi pelaksanaan program di berbagai wilayah kerja Pegadaian. Pegadaian, Semarang, UMKM,
“Dengan pendekatan yang mengedepankan kolaborasi dan kepedulian, Pegadaian diharapkan mampu terus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara perusahaan dan lingkunPegadaian Perluas “Mengetuk Pintu Langit” di Semarang, UMKM Dilibatkan, Bantuan Dibagikan Serentakgan sekitar,” tambahnya. (Whs)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.