Menu

Mode Gelap
 

Headline

Masif Penggalangan Kades, Tim Hukum Andika-Hendi Rencanakan Gugat Bawaslu Jateng

badge-check


					Masif Penggalangan Kades, Tim Hukum Andika-Hendi Rencanakan Gugat Bawaslu Jateng Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Tim hukum pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah nomor urut 1, Andika Perkasa-Hendrar Prihadi (Hendi), mendatangi kantor Bawaslu Jawa Tengah pada Kamis (17/10).

Perwakilan Tim Hukum Andika – Hendi, John Richard Latuihamallo menyebutkan kedatangan tim hukum untuk mempertanyakan kerja Bawaslu Jateng terkait masifnya penggalangan kepala desa oleh salah satu paslon calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah.

Salah satunya, Tim Hukum Andika-Hendi menyebut adanya kegiatan yang diduga penggalangan kepala desa di Graha Padma Kota Semarang pada Kamis (17/10).

Terkait hal itu bahkan Ketua Bawaslu Jateng, Muhammad Amin mengaku belum mendapat informasi tentang adanya kegiatan tersebut.

“Saya belum dapat informasi, nanti kalau ada informasi kami akan lakukan pengawasan,” tutur Amin.

Mewakili Tim Hukum Andika-Hendi, John Richard Latuihamallo menyebut akan melakukan gugatan hukum bila terjadi pembiaran praktik penggalangan Kades kepada seluruh pihak terkait, termasuk Bawaslu Jawa Tengah.

“Tidak menutup kemungkinan kami ajukan gugatan perbuatan melawan hukum, termasuk terhadap Bawaslu,” tegasnya.

John Richard sendiri menyebutkan bahwa saat ini ada sekitar 15 laporan dugaan pelanggaran pilkada kepada Bawaslu Jateng yang tidak ada satupun tertuju kepada paslon Andika-Hendi.

“Kami hanya ingin paslon 01 dan 02 bisa berkompetisi di Pilgub Jateng ini secara fair dan taat hukum. Apa yang disampaikan oleh Bawaslu tadi menjadi suatu warning, bahwa Pilkada Jawa Tengah kali ini ada yang bertindak bersifat melawan hukum,” ungkapnya.

John selaku perwakilan Tim Hukum Andika-Hendi juga menyoroti kerja Sentra Gakkumdu (Penegakan Hukum Terpadu) terkait tindak lanjut dugaan tindak pidana dalam Pilgub Jateng 2024.

“Gakkumdu juga harus diawasi. Kalau memang sudah ada tipikal terjadi tindak pidana ya jangan kemudian ada kepentingan politis yang punya tujuan lain,” pungkas John Richard.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Jawa Tengah, Muhammad Amin menyebutkan jika dugaan pelanggaran mengarah kepada tindak pidana maka akan ditindak lanjuti melalui sentra Gakkumdu.

“Sentra Gakkumdu itu dari kepolisian, kemudian kejaksaan, dan juga Bawaslu. Jadi nanti di sana itu akan digodog,” tutur Muhammad Amin. (di)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Ngaku Polisi Aktif, Pria di Ambarawa Pinjam Motor Warga Lalu Digadaikan

21 September 2026 - 23:26 WIB

Lima Tahun Menggantung, Kasus Rumah Rusak Irjen Sofyan Kembali Dipertanyakan

21 September 2026 - 22:21 WIB

Propam Polda Jateng Salurkan 24 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Jatirunggo Pringapus 

21 September 2026 - 21:12 WIB

Kapolda Jateng Beri Semangat kepada Orang Tua Anak Penderita CTEV di Karanganyar

21 September 2026 - 21:02 WIB

Estafet Kepemimpinan Basarnas Semarang Berganti, Kamal Riswandi Resmi Gantikan Budiono

21 September 2026 - 20:40 WIB

Polres Demak Bekali 100 Pelajar SMAN 2 Mranggen Hadapi Era AI

21 September 2026 - 20:29 WIB

Trending di Daerah