SEMARANG, Kabarjateng.id – Kapoksahli Pangdam IV/Diponegoro, Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Si., turut menghadiri kegiatan pemberian remisi bagi narapidana dan anak binaan dalam rangka peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Acara tersebut terpusat di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Semarang pada Minggu (17/8/2025).
Dalam momentum itu, ribuan warga binaan pemasyarakatan di wilayah Jawa Tengah memperoleh pengurangan masa hukuman sebagai bentuk hadiah kemerdekaan.
Tercatat sebanyak 8.737 orang mendapat Remisi Umum, sementara 9.964 lainnya menerima Remisi Dasawarsa.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap jajaran pemasyarakatan yang dinilai berhasil melaksanakan pembinaan kepada warga binaan.
Ia menegaskan bahwa remisi tidak hanya sebagai bentuk penghargaan negara, tetapi juga menjadi bukti nyata keberhasilan program pembinaan di lapas.
“Kami berharap warga binaan yang kembali ke masyarakat dapat menjadi pribadi yang lebih mandiri, produktif, dan mampu memberikan kontribusi positif,” ujarnya.
Usai prosesi pemberian remisi, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan blok hunian serta fasilitas pembinaan kemandirian di Lapas Perempuan Semarang.
Gubernur bersama jajaran Forkopimda Jawa Tengah berkesempatan melihat langsung program pembinaan yang berjalan.
Kapendam IV/Diponegoro, Kolonel Inf Andy Soelistyo, S.Sos., M.Tr.(Han), menegaskan bahwa kehadiran Kapoksahli Pangdam IV/Diponegoro dalam acara ini merupakan wujud dukungan TNI Angkatan Darat terhadap upaya pemerintah membina warga binaan.
“Pemberian remisi ini diharapkan menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri. Kodam IV/Diponegoro siap mendukung program pembinaan agar mereka bisa kembali ke masyarakat dengan bekal kemandirian serta semangat kebangsaan,” ujarnya.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Tengah Heni Susila Wardoyo, Kakanwil Ditjenpas Jawa Tengah Mardi Santoso, para Kepala UPT Pemasyarakatan se-Kota Semarang, jajaran pejabat Kanwil Ditjenpas, serta unsur Forkopimda Jawa Tengah. (ris)






Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.