Menu ✖

Mode Gelap
 

Headline

Bocah 3 Tahun Tewas Hanyut di Saluran Irigasi Saat Bermain

badge-check


					Bocah 3 Tahun Tewas Hanyut di Saluran Irigasi Saat Bermain Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Warga Dusun Macan Mati, Desa Klepu, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang dikejutkan oleh peristiwa tragis yang menimpa seorang balita.

Seorang bocah perempuan berusia tiga tahun ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus saluran irigasi Tinalun pada Kamis sore (2/10/2025).

Korban diketahui bernama Sakyla (3), yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian.

Menurut keterangan warga, saat peristiwa terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, korban sedang bermain bersama temannya di sekitar saluran irigasi.

Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, SIK., M.Si., melalui Kapolsek Bergas AKP Harjono, SH., menjelaskan kronologi kejadian.

Saat asyik bermain, sandal kanan korban terbawa arus air. Korban kemudian mencoba mengambil sandal tersebut, namun terpeleset dan jatuh ke dalam saluran irigasi hingga akhirnya terseret arus deras.

“Korban bersama temannya bermain di dekat saluran irigasi. Ketika sandalnya hanyut, korban berusaha mengambil, namun justru terpeleset dan masuk ke aliran air,” terang AKP Harjono.

Teman korban, Erinka (4), yang menyaksikan kejadian itu langsung memberi tahu warga sekitar, salah satunya Sumiyatun (60).

Mendengar kabar ada anak yang hanyut, warga segera berinisiatif melakukan pencarian di sepanjang aliran irigasi tersebut.

Sekitar pukul 17.45 WIB, seorang warga bernama Ngatimin bersama tim pencari akhirnya menemukan korban dalam kondisi tidak bernyawa di wilayah Lingkungan Balongsari, Kelurahan Pringapus, yang berjarak beberapa ratus meter dari titik awal korban terpeleset.

Kapolsek Bergas menambahkan, hasil pemeriksaan awal dari tim medis Puskesmas Pringapus bersama perangkat desa memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dari hasil pemeriksaan, korban meninggal dunia akibat tenggelam setelah terpeleset ke saluran irigasi. Tidak ada bekas kekerasan,” jelasnya.

Atas kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat, terutama para orang tua, untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak.

Mereka diminta tidak membiarkan anak bermain di area yang berpotensi membahayakan, seperti saluran irigasi atau sungai, guna mencegah peristiwa serupa terulang. (ar)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

FBI Apresiasi Pengungkapan Penipuan Siber Lintas Negara oleh Ditressiber Polda Jateng

15 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Kemarau Panjang, Kejari Brebes dan ASLINMAS Salurkan 50 Ribu Liter Air Bersih ke Warga Taraban Paguyangan

15 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Kurang dari 24 Jam, Resmob Polres Demak Ringkus 3 Terduga Pelaku Pengeroyokan Maut di Pantura

15 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Razia Rutan Demak, Polisi Geledah Kamar Hunian dan Tes Urine 28 Warga Binaan

15 Oktober 2026 - 17:27 WIB

223 Desa di Grobogan Bersiap Gelar Pilkades, Pendaftaran Calon Dibuka hingga 20 Oktober

15 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Kekeringan di Grobogan Belum Berakhir, 108 Desa Masih Krisis Air Bersih

15 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Trending di Daerah