Menu

Mode Gelap
 

Headline

1.021 Peserta Meriahkan Jumbara PMR XIV PMI Kota Semarang di Jatirejo Gunungpati

badge-check


					1.021 Peserta Meriahkan Jumbara PMR XIV PMI Kota Semarang di Jatirejo Gunungpati Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang kembali menyelenggarakan Jumbara Palang Merah Remaja (PMR) XIV sekaligus Temu Karya Korps Sukarela (KSR) tahun 2025.

Agenda ini digelar di Bumi Perkemahan Hardawalika, Kelurahan Jatirejo, Kecamatan Gunungpati, pada Selasa (23/9/2025) hingga Kamis (25/9/2025).

Sebanyak 1.021 peserta terlibat dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari berbagai tingkatan, mulai PMR Mula (SD/MI), PMR Madya (SMP/MTs), PMR Wira (SMA/MA), hingga mahasiswa yang tergabung dalam KSR.

Jumlah ini menunjukkan tingginya minat generasi muda Kota Semarang dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Selama tiga hari, para peserta mengikuti beragam agenda. Di antaranya lomba kepalangmerahan, simulasi pertolongan pertama, diskusi pengetahuan, hingga bakti sosial di masyarakat sekitar lokasi perkemahan.

Melalui rangkaian kegiatan itu, PMI ingin menanamkan nilai kebersamaan serta meningkatkan kemampuan relawan muda.

Wakil Ketua PMI Kota Semarang, dr. Widoyono MPH, menekankan bahwa Jumbara tidak hanya berfokus pada kompetisi.

“Tujuannya membangun kebersamaan, mengasah keterampilan, dan mempersiapkan kader muda untuk berkompetisi di tingkat provinsi maupun nasional. Lebih dari itu, Jumbara menjadi sarana positif bagi remaja untuk mengisi masa muda,” jelasnya.

Tahun ini, Jumbara mengusung tema “Humanity for Healthier Lifestyle”. Menurut Widoyono, tema tersebut diangkat untuk mendorong generasi muda agar membiasakan pola hidup sehat, peduli lingkungan, serta aktif dalam kegiatan sosial kemanusiaan.

PMI Kota Semarang juga menegaskan, Jumbara merupakan miniatur manajemen relawan.

Peserta diajak melalui proses perekrutan, pembinaan, pemberian penghargaan, hingga evaluasi. Dengan metode ini, PMI berharap lahir relawan muda yang tangguh, inovatif, serta memiliki semangat kemanusiaan yang tinggi.

Apresiasi juga disampaikan Asisten II Sekda Kota Semarang, Hernowo Budi Luhur, yang hadir mewakili Wali Kota Agustina Wilujeng Pramestuti.

Ia menyebut ada tiga nilai utama yang tertanam dalam kegiatan ini, yaitu solidaritas, kebersamaan, dan kepedulian.

“Jumbara menjadi ruang positif bagi anak-anak. Mereka tidak hanya terpaku pada gawai, tetapi juga bisa bersosialisasi, membangun persaudaraan, serta mengasah jiwa kerelawanan,” ujarnya.

Dengan semangat tersebut, Jumbara PMI Kota Semarang 2025 diharapkan mampu mencetak kader muda yang siap mengabdi untuk masyarakat dan kemanusiaan. (lim)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Polisi dan Puskesmas Evakuasi ODGJ yang Mengamuk di Talang

10 September 2026 - 17:26 WIB

Usia Bukan Penghalang! PKBM Al Hidayah Buka Pintu Belajar Kesempatan Kedua bagi Warga Sragen untuk Meraih Cita-Cita

10 September 2026 - 17:19 WIB

Geger! Warga Penggaron Kidul Semarang Temukan Bayi Laki-Laki dalam Kardus

10 September 2026 - 14:26 WIB

Kafilah Papua Barat Daya Puji Sambutan Jateng, Selendang Rajut Jepara Jadi Simbol Persaudaraan

10 September 2026 - 12:47 WIB

Kapolres Kudus Ingatkan Pelajar SMA NU Al Ma’ruf soal Disiplin dan Kenakalan Remaja

10 September 2026 - 11:46 WIB

Taj Yasin Ingin Olahraga Jateng Tak Sekadar Bikin Sehat, tapi Juga Ciptakan Nilai Ekonomi

10 September 2026 - 08:12 WIB

Trending di KABAR JATENG