SEMARANG, Kabarjateng.id – Dialog Nasional MBG disiapkan Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang bersama mitra strategis.
Hal itu melalui koordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang jelang ASEAN Nourish Forum 2026.
Rektor Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang, Prof Dr Ir Helmy Purwanto, ST, MT, IPM, melakukan koordinasi bersama Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang, Jumat (13/03).
Hadir secara langsung Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang, Dr Endang Sarwiningsih Setyawulan, SE, MM, Ak, serta para mitra pendukung.
Yaitu Bappeda, Dinas Kesehatan, Bagian Kerja Sama, Dinas Perhubungan, dan Subbag Transportasi.
Rektor Unwahas menjelaskan bahwa kegiatan Dialog Nasional MBG dan ASEAN Nourish Forum juga hasil kerja sama dari Kementerian Luar Negeri, MUFPP (Milan Urban Food Policy Pact), dan Universitas Katolik Parahyangan.
“Koordinasi ini memperkuat sinergi lintas sektor, mendukung kelancaran pelaksanaan serta penguatan komitmen bersama bidang pangan, gizi, dan pembangunan berkelanjutan” ungkapnya.
Lebih lanjut kolaborasi ini membedah tantangan gizi di tingkat regional sekaligus mendukung visi SDM unggul Indonesia.
“Langkah ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan konferensi internasional ketahanan pangan sekolah yang digelar Unwahas sebelumnya” pungkasnya.
Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang juga mengedepankan nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jamaah dengan visi menjadi universitas kelas dunia.
Utamanya berkontribusi pada kemaslahatan umat melalui inovasi dan pengabdian masyarakat.
Dialog Nasional ini akan fokus pada sinkronisasi data antara pemerintah pusat dan daerah.
Mengingat target penerima manfaat yang masif di tahun 2026, Unwahas menyoroti tiga pilar utama Keamanan Pangan (Food Safety).
Meliputi kepastian standar higienitas dapur pusat (central kitchen), kearifan lokal Mendorong penggunaan bahan baku dari petani lokal untuk menekan biaya logistik sekaligus menggerakkan ekonomi desa.
Serta audit gizi dengan peran akademisi dalam memantau dampak fisik dan kognitif pada anak sekolah secara berkala.
Tim Editor: Wahyu Hamijaya







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.