BOYOLALI | Kabarjateng.id – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Boyolali menggelar kegiatan bakti sosial dengan membagikan bantuan kebutuhan pokok kepada sejumlah kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Penerima bantuan meliputi pekerja outsourcing, komunitas difabel, serta para pemulung yang berada di wilayah Kabupaten Boyolali.
Kegiatan kemanusiaan tersebut berlangsung pada Kamis (18/6/2026) di beberapa lokasi berbeda sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat sekaligus memperkuat hubungan yang harmonis antara kepolisian dan warga.
Penyaluran bantuan diawali di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Boyolali, Kecamatan Mojosongo. Sebanyak 65 paket sembako diberikan kepada tenaga outsourcing yang membutuhkan.
Dalam kesempatan itu, tim kesehatan dari Sie Dokkes Polres Boyolali juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan tanpa biaya bagi para penerima bantuan.
Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Winong, Kecamatan Boyolali.
Di lokasi tersebut, 50 paket sembako diserahkan kepada para pemulung yang tergabung dalam paguyuban setempat.
Penyaluran bantuan dipimpin oleh Wakapolres Boyolali Kompol Novilia Andrias Lio K., didampingi sejumlah pejabat utama Polres Boyolali, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, serta unsur organisasi kemasyarakatan.
Sementara itu, Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra memimpin langsung kegiatan sosial yang ditujukan kepada komunitas difabel di Kecamatan Ampel.
Bantuan diserahkan secara simbolis kepada anggota komunitas difabel di kediaman Ketua Komunitas Difabel Kecamatan Ampel, Sardi, yang berada di Desa Candi.
Kapolres Boyolali menyampaikan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya menjadi momentum evaluasi dan refleksi pengabdian Polri, tetapi juga sarana mempererat hubungan dengan masyarakat melalui aksi nyata.
Menurutnya, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kepedulian sosial terhadap warga yang membutuhkan bantuan.
Apresiasi atas kegiatan tersebut disampaikan oleh Sardi selaku Ketua Komunitas Difabel Kecamatan Ampel.
Ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada jajaran Polres Boyolali yang telah memberikan perhatian dan dukungan kepada komunitas difabel di wilayahnya.
Secara keseluruhan, sebanyak 150 paket sembako berhasil disalurkan dalam kegiatan bakti sosial tersebut.
Setiap paket berisi berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, tepung, teh celup, dan mi instan.
Melalui kegiatan ini, Polres Boyolali berharap semangat gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat citra Polri sebagai institusi yang humanis, responsif, dan dekat dengan rakyat.






