Menu

Mode Gelap
 

Headline · 15 Jun 2025 06:07 WIB

PMI Semarang Dorong Penguatan Mental Anak Melalui Keluarga, Forest Therapy Bukan Satu-satunya Solusi


					PMI Semarang Dorong Penguatan Mental Anak Melalui Keluarga, Forest Therapy Bukan Satu-satunya Solusi Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang, Dr. dr. Awal Prasetyo, M.Kes., Sp.THT-KL, MM(ARS), menegaskan bahwa terapi alam atau forest therapy yang saat ini dijalankan bersama ChildFund International Indonesia bukanlah satu-satunya pendekatan dalam menangani permasalahan kenakalan remaja dan gangguan mental pada anak.

Menurutnya, penguatan peran keluarga sebagai fondasi utama pembentukan karakter dan kesehatan mental anak justru lebih penting dan berkelanjutan.

“Pendekatan berbasis keluarga sangat krusial dalam menurunkan tingkat agresivitas serta perilaku menyimpang anak dan remaja,” ujarnya, Sabtu (14/6/2025).

Ia menambahkan, keluarga merupakan lingkungan pertama yang membentuk cara anak berpikir, bertindak, dan mengelola emosi.

Orang tua yang menjalankan pola asuh dengan penuh kehangatan dan konsistensi, lanjut Awal, cenderung memiliki anak dengan kondisi mental yang lebih stabil.

Bentuk pola asuh positif ini mencakup dukungan emosional, penetapan batasan yang sehat, serta pembelajaran pemecahan masalah.

Selain itu, penting pula membangun komunikasi yang terbuka di antara anggota keluarga. Dengan komunikasi yang jujur dan tanpa rasa takut dihakimi, anak-anak lebih mudah mengungkapkan perasaan serta tekanan yang mereka alami.

“Hal ini membantu mencegah timbulnya stres berlebih yang bisa memicu perilaku agresif,” jelasnya.

Stabilitas lingkungan rumah juga menjadi penopang utama dalam menciptakan rasa aman bagi anak.

Rumah yang harmonis dapat mengurangi tingkat stres yang menjadi pemicu gangguan perilaku.

Tak kalah penting adalah pemahaman orang tua dalam menyelesaikan konflik secara sehat, yang dapat menjadi contoh positif bagi anak-anak dalam menghadapi masalah tanpa kekerasan.

Awal juga mengingatkan perlunya deteksi dini terhadap gangguan mental.

“Orang tua yang peka terhadap perubahan suasana hati dan perilaku anak dapat segera melakukan tindakan sebelum masalah berkembang lebih jauh,” tegasnya.

Sebelumnya, PMI Kota Semarang telah menggelar program forest therapy yang menyasar siswa SD, SMP, hingga SMA yang mengalami gejala gangguan psikologis.

Program ini diawali dengan asesmen yang dilakukan oleh tim ahli terhadap siswa melalui tes tertulis dan wawancara. Para peserta kemudian dikelompokkan berdasarkan jenjang pendidikan dan masalah yang dihadapi, seperti adiksi gawai, trauma, dan isu kesehatan mental lainnya.

Selama mengikuti sesi terapi di Hutan Wonosari, Ngaliyan, para peserta tidak diperbolehkan membawa gawai dan mendapatkan pendampingan intensif dari terapis profesional dalam suasana alam terbuka yang menenangkan.

Lebih lanjut, Awal menjabarkan beberapa strategi konkret untuk memperkuat kesehatan mental anak dari lingkup keluarga, di antaranya:

  • Edukasi pengasuhan: Memberikan pelatihan kepada orang tua mengenai pola asuh positif, pengendalian emosi, dan komunikasi efektif.
  • Terapi keluarga: Mengajak seluruh anggota keluarga terlibat dalam sesi terapi untuk memperbaiki dinamika keluarga yang tidak sehat.
  • Jaringan dukungan: Membangun komunitas yang mendukung keluarga dalam menghadapi tantangan pengasuhan.
  • Pengembangan keterampilan anak: Mendorong anak mengasah kemampuan sosial dan emosional melalui aktivitas di rumah maupun sekolah.
  • Pendekatan terpadu: Mengintegrasikan upaya keluarga dengan layanan kesehatan, pendidikan, dan sosial agar dukungan lebih menyeluruh.

“Jika kita ingin menciptakan generasi yang kuat secara mental dan emosional, maka penguatan dari dalam keluarga harus menjadi prioritas utama,” tutup Awal. (arh)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Hipmi Jateng Harus Lebih Proaktif, Perkuat Kolaborasi Demi Stabilitas Ekonomi

19 April 2026 - 21:28 WIB

Pangdam IV/Diponegoro Hadiri Penutupan KPPD 2026, Perkuat Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah

19 April 2026 - 20:32 WIB

Duka di Sragen dan Brebes, Pemprov Jateng Bergerak Cepat Dampingi Korban Perundungan Pelajar

19 April 2026 - 20:07 WIB

Polda Jateng Bongkar Jaringan Sabu di Karanganyar–Solo, Dua Pelaku Ditangkap

19 April 2026 - 19:30 WIB

Zaenal Petir Raih Penghargaan IKADIN Semarang, Konsisten Bela Rakyat Kecil Tanpa Bayaran

19 April 2026 - 19:16 WIB

Mitos Bulan Apit Ditepis, Warga Margadana Gelar Walimatul Khitan

19 April 2026 - 17:58 WIB

Trending di Daerah