Kapolres Semarang Serap Aspirasi Lurah dan Kades se-Ungaran Barat, Knalpot Brong hingga Bullying Jadi Sorotan

Rabu, 28 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UNGARAN | Kabarjateng.id – Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo mengajak para lurah dan kepala desa memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Melalui kegiatan bertajuk “Belanja Aspirasi”, berbagai persoalan yang dihadapi warga di wilayah Kecamatan Ungaran Barat dibahas secara langsung.

Kegiatan yang digelar di Aula Kecamatan Ungaran Barat pada Rabu (28/10/2026) tersebut dihadiri Camat Ungaran Barat Cholid Mawardi, S.H., M.M., serta para lurah dan kepala desa setempat.

Dalam pertemuan itu, AKBP Heru menekankan pentingnya komunikasi antara kepolisian dan pemerintah desa maupun kelurahan.

Ia juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan layanan Call Center 110 ketika menemukan gangguan kamtibmas atau membutuhkan bantuan kepolisian.

Forum tersebut sekaligus menjadi sarana bagi para pemangku wilayah untuk menyampaikan keluhan dan persoalan yang dirasakan masyarakat.

Baca Juga  KAI Perpanjang Diskon Tiket Kereta untuk Veteran hingga 2029, Ini Syaratnya

Dua isu yang mencuat dalam diskusi adalah penggunaan knalpot brong di kawasan permukiman serta kasus perundungan atau bullying di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Kendaraan berknalpot tidak sesuai ketentuan dinilai mengganggu kenyamanan warga.

Sementara itu, persoalan bullying menjadi perhatian karena membutuhkan penanganan bersama agar tidak menimbulkan dampak yang lebih luas, khususnya bagi anak-anak dan pelajar.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, AKBP Heru menyatakan kepolisian akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan dengan mempertimbangkan kewenangan dan situasi di lapangan.

Terkait pelanggaran lalu lintas, Polres Semarang juga tengah melaksanakan Operasi Patuh Candi 2026.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya kepolisian untuk meningkatkan ketertiban pengguna jalan, termasuk menindak pelanggaran yang berkaitan dengan penggunaan knalpot tidak sesuai ketentuan.

“Kami tampung semua aspirasi yang disampaikan. Ini menjadi masukan bagi kami untuk menentukan langkah dan kegiatan kepolisian ke depan, sehingga apa yang menjadi keresahan masyarakat bisa kita tindak lanjuti bersama,” ujar Heru.

Baca Juga  Satlantas Polres Demak Gencarkan Edukasi Operasi Patuh Candi 2026, Pengendara Diingatkan Tertib Berlalu Lintas

Mengenai bullying, Polres Semarang mengaku terus menjalin koordinasi dengan dinas terkait serta melakukan pemantauan di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Langkah pencegahan juga dilakukan melalui program Polisi Goes to School.

Dalam program tersebut, personel kepolisian memberikan edukasi kepada pelajar mengenai pentingnya tertib berlalu lintas, pencegahan tawuran, perilaku negatif yang meresahkan masyarakat, hingga bahaya perundungan.

Kapolres menegaskan, penanganan berbagai persoalan sosial dan keamanan tidak dapat hanya mengandalkan kepolisian.

Dukungan pemerintah desa dan kelurahan, pihak sekolah, orang tua, serta masyarakat dinilai penting untuk mempercepat identifikasi dan penyelesaian masalah.

Baca Juga  Pemprov dan DPRD Jateng Sepakati Revisi Perda Pajak, Aturan Sumbangan Dicabut

“Penanganan persoalan di masyarakat tidak bisa dilakukan oleh polisi sendiri. Kami membutuhkan peran pemerintah desa, kelurahan, sekolah, orang tua dan seluruh elemen masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, persoalan yang muncul bisa lebih cepat kita ketahui dan kita tindak lanjuti,” tambahnya.

Melalui kegiatan Belanja Aspirasi, Polres Semarang berharap komunikasi dengan pemerintah desa dan kelurahan dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Dengan begitu, berbagai persoalan di tengah masyarakat bisa diketahui lebih awal dan dicarikan solusi melalui kerja sama lintas sektor.

Pendekatan tersebut menegaskan bahwa tugas kepolisian tidak sebatas menangani pelanggaran atau gangguan keamanan setelah terjadi.

Mendengarkan keluhan warga, memperkuat pencegahan, dan membangun kolaborasi juga menjadi bagian penting dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

 

Editor: Mualim

Berita Terkait

Sumpah Pemuda Jadi Momentum, Satlantas Polres Semarang Tanamkan Kesadaran Tertib Lalu Lintas di Kalangan Pelajar
Polresta Magelang Rotasi Dua Pejabat, Dwi Atma Yofi Jabat Kasatreskrim dan Engkos Sarkosi Kasatlantas
Tak Maju Lagi sebagai Ketua PCNU Kota Semarang, Anasom Disebut Masuk Bursa Rais Syuriah
KAI Daop 4 Semarang Tata Sembilan Perlintasan Kereta, Target Operasi Akhir 2026
Perkuat Keamanan Lingkungan, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Tulis Laksanakan Patroli Kewilayahan 
Satlantas Polres Demak Gencarkan Edukasi Operasi Patuh Candi 2026, Pengendara Diingatkan Tertib Berlalu Lintas
Perkawinan Anak di Jateng Turun 53 Persen, Nawal Yasin Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor
Hybrid Seawall Demak Capai 900 Meter, Warga Berharap Tambak Kembali Produktif

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:48 WIB

Sumpah Pemuda Jadi Momentum, Satlantas Polres Semarang Tanamkan Kesadaran Tertib Lalu Lintas di Kalangan Pelajar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:26 WIB

Kapolres Semarang Serap Aspirasi Lurah dan Kades se-Ungaran Barat, Knalpot Brong hingga Bullying Jadi Sorotan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:15 WIB

Polresta Magelang Rotasi Dua Pejabat, Dwi Atma Yofi Jabat Kasatreskrim dan Engkos Sarkosi Kasatlantas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 03:29 WIB

Tak Maju Lagi sebagai Ketua PCNU Kota Semarang, Anasom Disebut Masuk Bursa Rais Syuriah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 03:12 WIB

KAI Daop 4 Semarang Tata Sembilan Perlintasan Kereta, Target Operasi Akhir 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:50 WIB

Satlantas Polres Demak Gencarkan Edukasi Operasi Patuh Candi 2026, Pengendara Diingatkan Tertib Berlalu Lintas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:38 WIB

Perkawinan Anak di Jateng Turun 53 Persen, Nawal Yasin Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor

Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:26 WIB

Hybrid Seawall Demak Capai 900 Meter, Warga Berharap Tambak Kembali Produktif

Berita Terbaru