Menu

Mode Gelap
 

Olahraga

743 Karateka dari 11 Provinsi Ramaikan Bhayangkara Eager Series II di Semarang

badge-check


					743 Karateka dari 11 Provinsi Ramaikan Bhayangkara Eager Series II di Semarang Perbesar

SEMARANG | Kabarjateng.id — Sebanyak 743 karateka dari 11 provinsi berkumpul di Semarang untuk mengikuti National Karate Championship Bhayangkara Eager Series II 2026 Piala Gubernur Jawa Tengah.

Kejuaraan karate tersebut digelar selama dua hari, 12-13 September 2026, dengan mempertemukan atlet dari berbagai daerah di Indonesia.

Kontingen yang ambil bagian berasal dari sejumlah wilayah, mulai Kepulauan Bangka Belitung hingga Papua Barat Daya. Para karateka bertanding dalam berbagai nomor untuk meraih prestasi terbaik.

Persaingan berlangsung ketat hingga pertandingan berakhir. Inkanas Jawa Tengah berhasil merebut gelar Juara Umum 1.

Sementara itu, SAT Academy menempati Juara Umum 2. Posisi Juara Umum 3 diraih Forki Jepara.

Persaingan juga berlangsung pada kategori TNI-Polri. Polda Jawa Tengah menjadi kontingen terbaik dengan meraih Juara Umum 1.

Kopassus Grup 2 Bhirawa Yudha berada di posisi kedua. Sedangkan Satbrimob Polda Sumatera Barat menempati Juara Umum 3.

Hasil tersebut sekaligus menggambarkan tingginya persaingan dalam kejuaraan yang mempertemukan karateka dari berbagai daerah tersebut.

Penyelenggaraan Bhayangkara Eager Series II juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Dalam sambutan Gubernur Jawa Tengah yang dibacakan Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Jawa Tengah Anton Asfihani, kejuaraan tersebut dinilai memiliki dampak lebih luas dibanding sekadar kompetisi olahraga.

Event tersebut dinilai berpotensi memperkuat sport tourism sekaligus memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk memperoleh manfaat ekonomi dari kegiatan olahraga berskala nasional.

CEO Bhayangkara Eager Eti Yustiningsih mengatakan, penyelenggara ingin membangun sebuah ekosistem yang melibatkan atlet, keluarga, pelaku usaha, hingga sektor pariwisata.

“Kami ingin event ini menjadi sebuah ekosistem. Atlet mendapatkan pengalaman dan prestasi, keluarga mendapatkan pengalaman berwisata di Semarang, dan UMKM mendapatkan kesempatan untuk ikut tumbuh. Jadi olahraga bisa memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Eti.

Menurutnya, kedatangan atlet, pelatih, ofisial, orang tua, dan pendamping dari berbagai daerah turut memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi di Semarang selama kejuaraan berlangsung.

Kehadiran ratusan peserta dan pendamping membuat ajang tersebut tidak hanya menjadi arena pertandingan.

Kegiatan itu juga mempertemukan kepentingan olahraga, pariwisata, keluarga, dan pelaku usaha lokal.

Bhayangkara Eager Series II 2026 mengangkat tema “Unity Through Karate, Excellence for Indonesia”.

Melalui kejuaraan tersebut, penyelenggara berharap pembinaan karate semakin berkembang dan mampu melahirkan atlet berprestasi yang dapat bersaing di tingkat lebih tinggi.

Kompetisi berskala nasional juga diharapkan semakin banyak digelar di Jawa Tengah.

Selain menjadi wadah pembinaan atlet, event olahraga dinilai dapat membuka peluang bagi sektor pariwisata dan UMKM.

Rangkaian Bhayangkara Eager Series II 2026 kemudian ditutup dengan semangat sportivitas dan persaudaraan.

Para karateka dari berbagai daerah berkompetisi sekaligus memperkuat hubungan antarkontingen melalui olahraga karate. (dkp)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Investor Dubai Bidik Jepara, Mini Refinery Rp5 Triliun Ditargetkan Dibangun 2026

16 September 2026 - 12:19 WIB

RUU Reforma Agraria Didorong Jadi Jalan Keluar Konflik Lahan di Jateng

16 September 2026 - 08:18 WIB

MTQ Nasional XXXI di Semarang Buka Ruang bagi Disabilitas Tuli Lewat Tartil Al-Qur’an Isyarat

16 September 2026 - 08:07 WIB

Sumarno Dorong Sekolah Rakyat Disiapkan hingga Pendidikan Tinggi

16 September 2026 - 08:00 WIB

Razia Gabungan Digelar, Lapas Semarang Sasar Barang Terlarang di Blok Hunian

16 September 2026 - 00:44 WIB

Dua Mahasiswa Unwahas Bawa Jawa Tengah Raih Juara Harapan 1 Peksiminas 2026

15 September 2026 - 19:46 WIB

Trending di Daerah